Dari situ, terlihat selisih penjualan Pertalite sebesar Rp9.550 per liter. Hal tersebut dinilai menjadi beban untuk Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) karena Pertalite masuk kategori BBM subsidi.
Sementara itu, Menteri ESDM Arifin Tasrif memiliki perhitungan yang sama, yaitu harga keekonomian Pertalite mencapai Rp17.200 per liter dari harga saat ini Rp7.650 per liter.
Sedangkan untuk harga keekonomian Solar adalah sebesar Rp17.600 per liter. Adapun keekonomian Pertamax adalah sebesar Rp19.900 per liter.
Baca selengkapnya: Jokowi Terima Hasil Hitungan Terbaru Harga Pertalite, Naik Jadi Berapa?
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.