Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menko Airlangga Putuskan Kebijakan Pembelian Gabah Petani dengan Fleksibilitas Harga

Shelma Rachmahyanti , Jurnalis-Sabtu, 03 September 2022 |17:48 WIB
Menko Airlangga Putuskan Kebijakan Pembelian Gabah Petani dengan Fleksibilitas Harga
Stok pangan tersedia hingga akhir 2022 (Foto: Kemenko Perekonomian)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah tengah melakukan penguatan stok beras. Hal ini menjadi pembahasan dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Kebijakan Pangan yang dipimpin Menko Perekonomian Airlangga Hartarto secara hybrid.

Rakortas tersebut digelar juga untuk memastikan semua bahan pangan tersedia cukup sampai dengan akhir tahun 2022 melalui perluasan tanam maupun pengadaan.

“Dalam Rakortas diputuskan yang pertama tentang kebijakan pembelian gabah/beras petani dengan fleksibilitas harga, dan yang kedua adalah Badan Pangan Nasional menugaskan kepada Perum Bulog dalam rangka penguatan stok CBP untuk melakukan pembelian gabah/beras dengan menggunakan fleksibilitas harga,” kata Menko Airlangga, Sabtu (3/9/2022).

Panen gadu petani diperkirakan akan menghasilkan panen sebesar 5 juta ton. Untuk itu, Bulog diharapkan dapat menyerap sampai dengan 1,2 juta ton dengan fleksibilitas harga.

Lebih lanjut, dalam Rakortas tersebut Menko Airlangga menjelaskan bahwa pada bulan Agustus 2022, bahan makanan mengalami deflasi sebesar 2,64% (mtm). Secara rinci, komoditas bahan makanan yang memberikan andil deflasi pada bulan Agustus 2022 adalah Bawang Merah 0,15%, Cabai Merah 0,12%, Cabai Rawit 0,07%, Minyak Goreng 0,06%, Daging Ayam Ras 0,06%, Tomat 0,03%, Ikan Segar, Jeruk dan Bawang Putih masing-masing 0,01%. Sementara komoditas yang memberikan andil dalam inflasi yaitu Telur Ayam Ras dan Beras masing-masing 0,02%.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement