Share

Kementerian ESDM Minta PLN Putus Listrik di Tambang Ilegal

Rizky Fauzan, MNC Portal · Rabu 07 September 2022 15:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 07 320 2662771 kementerian-esdm-minta-pln-putus-listrik-di-tambang-ilegal-MMvDZYAMGm.png PLN Putus Listrik Tambang Ilegal. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Minera (ESDM) memperingatkan PLN untuk segera memutus jaringan listrik ke lokasi penambangan bijih timah di kawasan Geosite Open Pit Nam Salu Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Saya sudah pernah ke sini pada Mei 2022 dan sudah menghubungi PLN untuk putuskan akses listrik ke tambang ilegal ini, namun hingga saat masih saja belum dilakukannya," kata Dirjen Mineral Batubara Kementerian ESDM, Ridwan Djamaluddin, Rabu (7/9/2022).

Baca Juga: Pengusaha Tambang Minta Masalah Penambangan Tanpa Izin Diatasi

Djamaluddin yang juga selaku penjabat (Pj) gubernur Kepulauan Babel mengatakan maraknya aktivitas penambangan ilegal di kawasan Geosite Open Pit Nam Salu merupakan daerah tujuan wisata sejarah tambang timah terbesar di Asia Tenggara ini disinyalir karena adanya keterlibatan oknum PLN.

Baca Juga: Jutaan Orang Terpaksa Kerja di Tambang Ilegal, Mayoritas Masyarakat Kecil

"Kami menduga ada oknum PLN, sehingga para penambang mendapatkan pasokan tenaga listrik untuk melakukan kegiatan penambangan ilegal di kawasan wisata sejarah tambang ini," ujarnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dia mengatakan bahwa pada kegiatan kunjungan persiapan sarana dan prasana di Geosite Open Pit Nam Salu untuk menyambut delegasi G20, pihaknya masih menemukan aktivitas penambangan ilegal di kawasan destinasi wisata tersebut.

"Kami menemukan meteran PLN terpasang di lokasi penambangan ilegal ini," katanya.

Dia memerintahkan pihak PLN untuk segera memutus jaringan listrik di lokasi penambangan ilegal ini.

"Kami akan segera bertemu dengan PLN untuk membahas pasokan listrik untuk para penambang ilegal ini," kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini