Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bertemu Sekretaris Perdagangan AS, Menko Airlangga Perkuat Kerjasama Investasi hingga Industri

Shelma Rachmahyanti , Jurnalis-Jum'at, 09 September 2022 |07:41 WIB
Bertemu Sekretaris Perdagangan AS, Menko Airlangga Perkuat Kerjasama Investasi hingga Industri
Menko Airlangga bertemu Sekretaris Perdagangan AS Gina Raimondo (Foto: Kemenko Perekonomian)
A
A
A

JAKARTA – Menko Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Perdagangan AS Gina Raimondo. Pertemuan dilakukan di sela-sela Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) Indo-Pasific Economic Framework (IPEF) for Prosperity di Los Angeles Amerika Serikat.

Pada pertemuan tersebut Menko Airlangga didampingi oleh dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Duta Besar RI untuk Amerika Serikat (AS), Sesmenko Perekonomian dan Dirjen KPAII Kementerian Perindustrian.

Pertemuan tersebut membahas berbagai perkembangan penting dalam perundingan IPEF dan upaya untuk meningkatkan kerja sama dan investasi AS ke Indonesia.

“Volume perdagangan bilateral RI-AS ditargetkan dapat mencapai USD60 Miliar, di mana saat ini baru mencapai sekitar USD 37 Miliar, sehingga terdapat opportunity untuk lebih meningkatkan lagi kerja sama kedua negara,” ujar Menko Airlangga, Jumat (9/9/2022).

Pada pertemuan tersebut Menko Airlangga menyampaikan bahwa Indonesia telah mendorong reformasi struktural melalui omnibus law UU Cipta Kerja, posisi strategis Indonesia selaku Presidensi G20 dan Ketua ASEAN pada 2023, juga perlunya dukungan AS terkait dengan masalah pangan terutama impor kedelai (soya bean) dari AS yang cukup besar.

Investasi US ke Indonesia masih sangat kecil, dimana tahun 2021 hanya sebesar USD2,54 Miliar atau sekitar Rp37,5 Triliun, sehingga perlu didorong untuk lebih banyak investasi AS ke Indonesia.

“Itulah pentingnya mengapa Indonesia perlu bergabung dalam IPEF dan berperan aktif dalam setiap pertemuan. Ini adalah opportunity yang sangat bagus bagi Indonesia untuk meningkatkan perdagangan dan investasi AS,” ujar Raimondo menanggapi pernyataan Menko Airlangga.

Indonesia telah aktif terlibat dalam inisiasi pembentukan IPEF dan bergabung sejak diluncurkannya pada tanggal 23 Mei 2022 di Tokyo, Jepang. Pada pertemuan IPEF Ministerial Meeting di LA ini, Indonesia menegaskan dan memutuskan untuk terlibat dalam seluruh pilar (pilar 1 s/d 4) yang ditawarkan di dalam IPEF, termasuk Pilar I mengenai Trade (Perdagangan).

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement