Share

Tarif Ojol Naik, Driver: Tidak Sebanding dengan Kenaikan Harga BBM

Heri Purnomo, iNews · Minggu 11 September 2022 19:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 11 320 2665281 tarif-ojol-naik-driver-tidak-sebanding-dengan-kenaikan-harga-bbm-lKaeJxnU56.jpg Tarif Ojek Online (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kenaikan tarif ojek online sudah mengalami kenaikan mulai hari ini. Hal itu menyusul adanya keputusan dari Kementerian Perhubungan yang menaikan tarif ojek online akibat dari adanya kenaikan harga bbm bersubsidi.

Menanggapi adanya kenaikan tarif ojek online tersebut, seorang driver bernama Zali (32) menyambut gembira adanya kenaikan tarif tersebut meskipun kenaikan tarif yang terjadi saat ini tidak sebanding dengan adanya kenaikan harga bbm.

"Kamis sebagai mitra (driver) sih ya bersyukur ya dengan adanya kenaikan ini, tapi kalo dihitung lagi kenaikan ini juga nggak seberapa sih, ya kalo bisa kenaikanya (tarif) sesuailah fengan kenaikan harga bbm," ujar Zali saat ditemui di Taman Ayodya Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (11/9/2022).

Zali berharap dengan adanya kenaikan tarif ojek online ini tidak membuat sepi orderan yang masuk. Sebab dirinya merasa khawatir jika adanya kenaikan tarif akan berdampak terhadap beralihnya pengguna ojol ke kendaraan pribadi.

"Saya sih kepengen orderan lamcar terus, jangan sampai kita nunggu berjam-jam karena kenaikan tarif ini," katanya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan bahwasanya tarif ojol (ojek online) akan mulai resmi naik Minggu, 11 September 2022 pukul 00.00 waktu setempat.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Jadwal itu mengalami keterlambatan satu hari dari jadwal yang ditetapkan sebelumnya, yakni per 10 September 2022 pukul 00.00 waktu setempat.

Hal itu disampaikan saat ditemui di kawasan Kota Tua Jakarta, Sabtu, 10 September 2022. Budi mengatakan kenaikan tarif ojol akan dilakukan oleh seluruh aplikator, termasuk Gojek maupun Grab Indonesia.

"Iya, (tarif ojol naik) per tanggal 11 September (2022) jam 00.00, seluruh aplikator," kata Menhub di Kawasan Kota Tua, Sabtu (10/9/2022).

Adapun Ketentuan tarif ojol terbaru ini dibagi menjadi tiga zona, yakni Zona I Sumatera, Jawa non Jabodetabek, dan Bali. Zona II Jabodetabek. Zona III Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Untuk biaya jasa ojek online tahun 2022 diputuskan, untuk Zona I batas bawah naik dari Rp1.850 menjadi Rp2.000, batas atas naik dari Rp2.300 - Rp2.500. Sehingga terjadi kenaikan 6-10 persen untuk biaya jasa batas bawah dan batas atas.

Untuk zona II, dari KP 548 batas bawah naik dari Rp2.250 menjadi Rp2.550. Untuk batas atas naik dari Rp2.650 menjadi Rp2.800. Jadi ada kenaikan untuk batas bawah 13,33 persen, batas atas 6 persen dari KP 558 Tahun 2020.

Untuk zona III, dari Rp2.100 naik menjadi Rp2.300, atau naik 9,5 persen. Untuk batas atas naik dari Rp2.600 menjadi Rp2.750 atau 5,7 persen kenaikannya.

Sementara untuk biaya jasa minimal disesuaikan berdasarkan jarak 4 km pertama. Jadi untuk zona I 4 km pertama Rp8.000 - Rp10.000, zona II Rp10.200 - Rp11.200, untuk zona III Rp9.200 - Rp11.000.

Sedangkan untuk besaran tidak langsung berupa biaya sewa aplikasi ditetapkan paling tinggi 15 persen, turun dari sebelumnya 20 persen.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini