Share

Cerita Said Aqil Ditawari Jadi Komut MPI dan iNews saat Makan Siang Bareng Hary Tanoe

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Rabu 14 September 2022 20:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 14 320 2667707 cerita-said-aqil-ditawari-jadi-komut-mpi-dan-inews-saat-makan-siang-bareng-hary-tanoe-x2JPT1Tgm6.jpg Said Aqil jadi Komut MPI dan iNews (Foto: MNC Media)

JAKARTA – Said Aqil Siradj menceritakan awal mula dirinya ditunjuk sebagai Komisaris PT MNC Portal Indonesia dan PT MNC Televisi Network (iNews). Said Aqil adalah Ketua Pengurus Besat Nahdatul Ulama (PBNU) periode 2010-2021.

Said Aqil mengatakan suatu ketika dirinya mendapatkan undangan makan siang bersama Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo di Hotel Park Hyatt Jakarta.

"Pada hari Jumat lalu, pak Hary Tanoe mengundang saya untuk mengajak makan siang di Hotel yang baru diresmikan itu, Park Hyatt," ujar Said Aqil dalam sambutannya saat pelantikan sebagai Komut, Rabu (14/9/2022).

Mantan ketua PBNU itu mengaku tidak punya ekspektasi untuk diajak bergabung dengan perusahaan milik Hary Tanoe usai melangsungkan acara makan siang.

"Saya kira hanya makan siang saja, ternyata saya diajak bergabung untuk menjadi komisaris utama di iNews dan MPI, saya tidak mengira, dan InsyaAllah ini tanda-tanda Perindo akan menang," sambungnya.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Meski demikian, Said Aqil mengaku siap untuk menjalankan tugas yang diberikan. Bahkan dengan ditunjuknya sebagai komisaris, Said Aqil bakal membawa cita-citanya untuk memberikan narasi dan wawasan melalui pemberitaan.

"Mudah-mudahan dengan saya masuk ke sini ada faedahnya, dengan rasa tanggung jawab, amanah," lanjutnya.

Said Aqil berharap dengan jabatan yang saat ini dimilikinya, setidaknya bisa memberikan kontribusi nyata untuk membawa arah pemberitaan di MNC untuk kemajuan sebuah bangsa.

"Saya upayakan, semoga saya berfaedah untuk kemajuan MNC, terutama bagaimana kira memperkuat di bidang karakter, akhlak, budaya, moral bangsa Indonesia," pungkas Said Aqil.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini