JAKARTA - Ancaman inflasi dikhawatirka menurunkan daya beli masyarakat yang baru pulih pasca pandemi Covid-19.
Ekonom sekaligus Direktur CELIOS Bhima Yudhistira mengatakan bahwa inflasi berisiko menyebabkan daya beli masyarakat alami penurunan.
Hal itu karena inflasi yang terjadi saat ini lebih disebabkan oleh gangguan rantai pasok, bukan karena naiknya permintaan masyarakat.
BACA JUGA:Harga Pangan Mahal, Daya Beli Masyarakat Bisa Kembali Merosot
"Yang dikhawatirkan, setelah inflasi tinggi maka berujung pada stagflasi, yakni output produksi dan kesempatan kerja menurun. Inflasi juga meningkatkan garis kemiskinan sehingga orang yang tadinya masuk kategori kelas menengah, turun menjadi orang miskin baru," ujar Bhima kepada MNC Portal Indonesia di Jakarta, Sabtu (17/9/2022).