Share

Indonesia Swasembada Kendaraan Bermotor, Ini Buktinya

Heri Purnomo, iNews · Senin 19 September 2022 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 19 320 2670395 indonesia-swasembada-kendaraan-bermotor-ini-buktinya-voaGwc9rO7.jpg Indonesia swasembada kendaraan bermotor (Foto: Okezone)

JAKARTA - Indonesia disebut sebagai negara swasembada kendaraan bermotor. Pasalnya saat ini Indonesia sudah mampu memproduksi kendaraan dari pabrikan lokal yang ada di Indonesia.

"Artinya apa? Kendaraan-kendaraan yang diperlukan di Indonesia itu sudah mampu di buat atau diproduksi oleh pabrikan lokal yang ada di Indonesia," kata Sekjen Asosiasi Gabunngan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumata dalam Market Review IDX Channel, Senin (19/9/2022).

Selain itu, Kukuh mengatakan, Indonesia sudah menjadi bagian one milion club produk. Di mana Indonesia sudah dapat memproduksi kendaraan mobil sebanyak 1,1 juta unit per tahun dan menjadi peringkat ke 15 di top global Vihacle productuon 2021.

Kukuh mengatakan saat ini, Indonesia sudah mampu mengekspor kendaraan bermotor ke 81 negara. Namun di sisi lain, Indonesia masih mempunyai kendala dalam mengekspor produk kendaraannya ke negara lain untuk mengembangkan pasar kendaraan bermotor.

"Meskipun Indonesia sudah mampu memproduksi kendaraan bermotor sendiri, yang menjadi PR kita dalam mengekspor kendaraan, di antaranya ialah approval prinsipal (persetujuan dari pihak yang mempunyai merk kendaraan) untuk memilih basis Indonesia untuk produksi kendaraan yang dapat di ekspor," katanya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Adapun mengenai hal tersebut, Gaikindo mendorong upaya pemerintah untuk mendapatkan persetujuan tersebut. Selain itu, Gaikindo juga mendorong pabrikan kendaraan bermotor untuk menambah variasi jenis kendaraan yang nantinya dapat di ekspor.

"Intinya semua produk bisa dibuat di Indonesia, tinggal mendorong agar pemilik merknya menyetujui ekspor dan menambahkan jenis kendaraan yang diperlukan oleh negara-negara lain," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini