Share

Inflasi Indonesia Diprediksi 6%, Masih Aman?

Ikhsan Permana, MNC Portal · Jum'at 23 September 2022 13:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 23 320 2673535 inflasi-indonesia-diprediksi-6-masih-aman-W5TeJ0aH29.JPG Ilustrasi inflasi (Foto: Freepik)

JAKARTA - Inflasi Indonesia pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) diprediksi mencapai 6%.

Kepala Riset Makroekonomi Bank Mandiri Dian Ayu Yustina mengungkapkan kalau berdasarkan hitungan kenaikan BBM secara gradual, kenaikannya sekitar 30%.

Di mana menurutnya kenaikan tersebut dampaknya tidak akan terlalu besar.

"Artinya naik sekitar kalau kita perkiraannya sekitar 1% di atas perkiraan inflasi kita sebelumnya, jadi angkanya di kisaran 6%," ujar Dian dalam program Market Review di IDX Channel, Jumat (23/9/2022).

 BACA JUGA:Imbas Harga BBM Naik, Inflasi RI 2022 Diperkirakan Tembus 6%

Namun, Dian menerangkan,tidak menutup kemungkinan inflasi akan bertahan di 5 persen, tergantung kepada impact second round-nya.

Hal itu jika banyak perusahaan atau pelaku ekonomi yang melakukan adjustment tentu akan mencapai perkiraan sebesar 6%.

"Tapi kalau banyak yang masih menahan penyesuaian harga misalnya, karena ini ekonomi baru pulih ingin mendapatkan demand yang lebih baik gitu jadi masih mempertahankan harga rendah dan dia punya saving untuk melakukan itu, bisa saja inflasi bisa ditahan di level 5%," jelas Dian.

Menurut Dian, inflasi yang mencapai 5% atau 6% masih tergolong cukup sehat untuk perekonomian di Tanah Air.

"Menurut saya 5% sampai 6% itu masih cukup sehat buat perekonomian Indonesia, karena kita tetap masih salah satu yang performanya cukup baik dibandingkan negara-negara lain," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini