Share

Mau Pakai Motor Listrik? Cek Dulu Kelebihan dan Kekurangannya

Rizky Fauzan, MNC Portal · Senin 26 September 2022 12:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 26 320 2675027 mau-pakai-motor-listrik-cek-dulu-kelebihan-dan-kekurangannya-a6aIZRb44u.jpg Ilustrasi motor listrik. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggencarkan program konversi sepeda motor BBM ke listrik dengan melakukan pembinaan ke bengkel-bengkel yang melakukan konversi.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan pembinaan kepada para pelaku usaha bengkel ini dilakukan agar semakin banyak bengkel yang bisa melakukan konversi sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Saat ini program motor listrik masih dalam skala pilot project tetapi dalam program pilot project ini kita juga sudah mempunyai 4 bengkel tersertifikasi dan saat ini adalagi 40 bengkel lagi yang mengajukan untuk pelatihan bagaimana bisa melakukan konversi, ini akan terus ditumbuh kembangkan," kata Arifin dalam keterangan resmi, dikutip Senin (26/9/2022).

 BACA JUGA:Alasan Honda Belum Luncurkan Motor Listrik

Motor listrik disebut-sebut bisa menjadi alternatif penggunaan motor konvensional atau motor biasa.

Salah satunya karena motor listrik tidak menyebabkan polusi sehingga bisa memperbaiki kualitas udara di lingkungan sekitar.

Secara umum kendaraan listrik ini memang ditujukan sebagai alternatif kendaraan di masa depan yang ramah lingkungan.

Meski motor listrik memiliki banyak kelebihan, kendaraan ini juga tak luput juga dari kekurangan yang perlu diperhatikan sebelum membelinya.

Dirangkum MPI, berikut keunggulan dari motor listrik:

1. Ramah Lingkungan

Berbeda dengan motor konvensional, motor listrik ini tidak menghasilkan emisi gas yang bisa mencemari kualitas udara.

Hal ini dikarenakan kendaraan listrik ini menggunakan energi dari baterai, bukan bahan bakar minyak.

Inilah yang membuat tidak ada asap knalpot yang menambah kadar karbondioksida di udara.

2. Suara Motor Lebih Halus

Kelebihan motor listrik selanjutnya adalah memiliki suara mesin yang cenderung lebih halus, teman-teman.

Ini karena motor listrik memang tidak memiliki proses internal sehingga tidak terjadi kebisingan seperti motor konvensional.

Pada beberapa kondisi, suara motor listrik yang lebih halus ini tentu cukup berguna bagi pengemudi.

Misalnya, ketika melewati gang perumahan di malam hari, pengendara tidak perlu mematikan mesin motornya karena takut mengganggu kenyamanan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

3. Perawatan Lebih Mudah

Sebagian orang bisa jadi masih mengira kalau perawatan kendaraan listrik ini sulit dan membutuhkan biaya besar.

Namun faktanya, perawatan motor listrik ini cenderung lebih mudah jika dibandingkan dengan motor konvensional.

Ini karena jumlah komponen motor listrik ternyata lebih sedikit jika dibandingkan dengan komponen motor konvensional.

Selain itu, motor listrik juga tidak perlu ganti oli rutin atau servis mesin secara berkala. Melainkan hanya perlu perhatian pada kampas rem, ban, dan minyak rem.

4. Lebih Irit

Saat menggunakan motor listrik, kita tentu tidak akan mampir ke SPBU untuk mengisi bahan bakar.

Bisa dibilang lebih irit karena biaya pengisian daya motor listrik umumnya lebih murah dibandingkan membeli bahan bakar.

Tak hanya itu saja, kini beberapa daerah juga telah membebaskan biaya pajak kendaraan listrik menjadi 0 persen.

Sedangkan untuk kekurangannya seperti berikut ini.

1. Masih Jarang Tempat Pengisian Daya

Perlu diketahui, motor listrik merupakan kendaraan yang mampu menempuh jarak 80 kilometer hingga 100 kilometer.

Sayangnya, belum ada jaminan adanya tempat pengisian daya per 100 kilometer jika motor itu kekurangan daya di perjalanan.

Untuk itulah, saat ini motor listrik belum bisa untuk digunakan bepergian jauh, seperti keluar motor.

2. Minimnya Bengkel Resmi

Sama seperti poin sebelumnya, bengkel resmi untuk motor listrik ini ternyata masih tergolong minim.

Ketika terjadi kendala di tengah perjalanan, kita tidak bisa begitu saja membawanya ke bengkel konvensional.

Tak hanya bengkel resmi, ketersediaan spare part motor listrik juga masih minim di Indonesia.

Spare part merupakan sebuah barang yang berisikan berbagai komponen dalam suatu kesatuan dan memiliki fungsi tertentu.

Jika sudah begini, kendala pada motor listrik tentu akan sedikit merepotkan dan membutuhkan waktu yang cukup lama

3. Beban Maksimal Tidak Terlalu Besar

Kekurangan motor listrik selanjutnya adalah beban maksimalnya yang dirasa masih kurang.

Motor listrik memang memiliki rangka yang kokoh, namun beban maksimal motor ini berbeda dari motor konvensional.

Apabila daya maksimal pada motor listrik tertulis 150 kilogram, kta tetap tidak boleh terus menggunakannya pada maksimal daya itu.

Beban maksimal yang layak untuk motor ini hanyalah 120 kilogram atau setara dua orang yang sedang berboncengan saja.

1
4

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini