Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dana Cadangan Investasi Rp5,7 Triliun Belum Cair, Stafsus BUMN: Perlu Rapat Lagi

Suparjo Ramalan , Jurnalis-Kamis, 29 September 2022 |11:40 WIB
Dana Cadangan Investasi Rp5,7 Triliun Belum Cair, Stafsus BUMN: Perlu Rapat Lagi
Ilustrasi dana BUMN. (Foto: Freepik)
A
A
A

Adapun rincian PMN meliputi PT Hutama Karya (Persero) sebesar Rp 28,9 triliun, PT PLN (Persero) sebesar Rp 10 triliun, PT Len Industri atau Defend ID sebesar Rp 1,75 triliun, Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Nasional (LPPNPI) atau AirNav Indonesia sebesar Rp 659,2 miliar.

Arya memastikan PMN akan dialokasikan untuk program penugasan pemerintah yang dijalankan BUMN.

Hutama Karya misalnya, akan menggunakan PMN untuk menyelesaikan jalan tol Trans Sumatera tahap I dan II.

Lalu, PLN untuk pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan sektor pembangkit, transmisi, gardu induk, program listrik desa, dan pembangkit EBT. Sementara, Len Industri untuk penguatan pertahanan nasional.

Terkait peremajaan fasilitas navigasi penerbangan untuk menjamin keselamatan penerbangan dilakukan AirNav Indonesia.

"Kalau dibilang untuk BUMN yang rugi, tidak ada BUMN yang rugi diberikan PMN di sini. Kalau tidak ada penugasan, kami tidak perlu PMN," pungkasnya.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement