Share

Sri Mulyani: Kalkulatornya Bapak Presiden Ekonomi Tumbuh 5,4% hingga 6% di Kuartal III

Michelle Natalia, Sindonews · Kamis 29 September 2022 12:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 29 320 2677304 sri-mulyani-kalkulatornya-bapak-presiden-ekonomi-tumbuh-5-4-hingga-6-di-kuartal-iii-PvYKbbfxre.jpeg Pertumbuhan ekonomi kuartal III diprediksi di atas 5% (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I dan II tahun 2022 berada di atas 5% secara konstan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun menghitung bahwa kuartal III ekonomi Indonesia akan tumbuh di atas 5%.

"Kalkulatornya bapak Presiden tadi katanya 5,4 hingga 6% di kuartal III. Ini artinya pada saat momentum pemulihan kita masih kuat, ini memberikan daya tahan yang cukup baik, tidak hanya sekadar level pertumbuhan ekonomi, kita juga menciptakan lapangan kerja baru dan menurunkan kemiskinan sehingga tingkat pengangguran kita menurun dibandingkan pada saat puncak COVID-19 yang memang sempat meningkat cukup tinggi," kata Sri Mulyani, Kamis (29/9/2022).

Dia mengatakan bahwa dunia saat ini sangat terpecah atau fragmented. Hal ini karena ada tekanan geopolitik yang membuat dunia benar-benar berbeda dari segi lanskap.

"Sustainabilitas atau keberlanjutan juga menjadi masalah yang relevan. Tidak hanya berbicara soal SDA dan climate change, tetapi kita sekarang juga berbicara tentang sustainabilitas dari banyak sekali tools atau instrumen yang dimiliki pemerintah, seperti fiskal maupun moneter," ujar Sri.

infografis

Dia mengatakan bahwa unity dan sustainability menjadi dua topik yang sangat relevan dan menjadi perhatian dunia. Dunia saat ini, menghadapi tantangan yang menurut Sri sangat unprecedented, kombinasi dari tantangan yang tidak konvensional, namun juga ada yang konvensional.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Pertama, kita mengakui bahwa pandemi ini belum berakhir, 2,5 tahun dan banyak negara di dunia yang belum sepenuhnya pulih. Masih ada negara yang tingkat ekonominya belum kembali ke masa sebelum pandemi," ungkap Sri.

Dia mengatakan, Indonesia adalah sedikit dari negara di dunia yang bahkan di semester II tahun 2021 sudah melewati GDP level pra pandemi sebesar 1,9%. Dan tahun ini, Indonesia mencatat angka yang lebih tinggi lagi yaitu di atas 7%.

"Hanya 3 negara yang lebih tinggi dari kita, dan kalau kita lihat dari seluruh negara G20 atau Asean 6, kita termasuk yang memiliki performa pemulihan relatif cepat dan kuat. Di saat penanganan pandeminya baik, ekonomi kita pulih relatif lebih cepat dan cukup kuat," kata Sri.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini