Adapun salah satu langkah nyata yang telah ditempuh BRI, yakni dengan menyediakan aplikasi BRImo untuk melakukan transaksinya sehari-hari, seperti transfer, pembayaran, tarik tunai tanpa kartu debit, transfer internasional, konversi valas, investasi reksadana dan e-SBN. Diketahui, sampai akhir 2021, aplikasi ini telah dimanfaatkan oleh lebih dari 14 juta pengguna dan mencatat lebih dari 1,3 miliar transaksi atau tumbuh lebih dari 66 persen.
Kemudian terkait dengan era metaverse, diskusi ini juga membahas tentang pasar cryptocurrency. “Tahun 2021, terdapat sekitar Rp820 triliun transaksi di pasar crypto, pada Q1-2022 angkanya sudah menembus Rp180 triliun,” tuturnya.
Di sisi lain, isu keamanan data pribadi juga menjadi salah satu hal utama di era digitalisasi. Terkait keamanan data tersebut, BRI telah berkomitmen dan menekankan proteksi kuat terhadap data nasabah dengan memastikan seluruh infrastruktur terlindungi. Upaya ini dibarengi dengan mitigasi-mitigasi risiko untuk menjaga data kita tidak breach.
(Fitria Dwi Astuti )
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.