Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Erick Thohir: Tragedi Kanjuruhan Tidak Boleh Terjadi Lagi!

Noviana Zahra Firdausi , Jurnalis-Senin, 10 Oktober 2022 |06:14 WIB
Erick Thohir: Tragedi Kanjuruhan Tidak Boleh Terjadi Lagi!
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/KBUMN)
A
A
A

JAKARTA – Tragedi Kanjuruhan membuat sepakbola Indonesia harus segera ditransformasi. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pun tak ingin Tragedi Kanjuruhan sampai terjadi lagi.

Dari insiden tersebut Indonesia harus bisa petik pelajaran dan menjadi momentum perbaikan sepakbola dalam negeri.

Selain itu, Erick juga diketahui sudah bertemu dengan Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Gianni Infantino di Doha, Qatar. Dalam pertemuan tersebut, FIFA mengatakan siap membantu pemerintah Indonesia dalam melakukan transformasi sepakbola Indonesia.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Alhamdulillah Sepak Bola Indonesia Tidak Disanksi FIFA!

"18 Oktober, Presiden FIFA akan hadir di sini (Indonesia) bertemu dengan Bapak Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyepakati beberapa hal dan kita harapkan pertemuan itu memberikan hasil baik," ujar Erick di Jakarta, Senin (10/10/2022).

Agar transformasi sepakbola Indonesia dapat berjalan secara maksimal, FIFA diketahui akan berkantor di Indonesia ujar mantan Presiden Inter Milan. Namun, untuk berapa lamanya Erick belum bisa memastikannya.

"Saya tidak tahu berapa lama, selama transformasi yang mereka bentuk sudah berjalan, baru mereka pergi, bisa tiga bulan, enam bulan, atau selamanya," lanjut Erick.

Baca Juga: PSSI Semakin di Atas Angin Usai FIFA Masih Belum Bahas Sanksi

Erick menilai niat baik FIFA dan Pemerintah Indonesia dalam membenahi sepakbola Indonesia harus diapresiasi. Dia menilai hal ini merupakan kesempatan emas untuk Indonesia dalam memperbaiki tata kelola sepakbola Indonesia.

Upaya ini, ucap Erick, memerlukan dukungan semua pihak, mulai dari klub, suporter, keamanan, dan stasiun televisi.

"Kalau kita mau transformasi, ini harus menyeluruh. Ini tragedi yang memilukan sangat menggerus hati kita, tidak boleh terjadi lagi. Ini pelajaran yang sangat berat buat sepakbola Indonesia dan bangsa," ucap Erick.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement