Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengembangan Terminal Kalibaru Priok Diminta Dikaji Ulang, Kenapa?

Heri Purnomo , Jurnalis-Sabtu, 15 Oktober 2022 |16:04 WIB
Pengembangan Terminal Kalibaru Priok Diminta Dikaji Ulang, Kenapa?
Ilustrasi Priok. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) meminta kelanjutan pengembangan Terminal Kalibaru Tanjung Priok untuk dikaji ulung terkait akses masuk terminal.

Wakil Ketua Umum DPP ALFI, Ismawan Sanjaya menyatakan pengembangan terminal Kalibaru dengan tujuan perluasan kapasitas area layanan pelabuhan Tanjung Priok merupakan hal positif.

"Namun hal itu masih perlu dikaji kembali khususnya yang berkaitan dengan akses masuk bagi pengguna jasa (hinterland) pelabuhan Priok yang sebagian besar berlokasi dari wilayah Banten dan Cibitung - Cikampek (Jawa Barat) dari dan ke pelabuhan tersibuk di Indonesia itu," katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/10/2022).

 BACA JUGA:Pengelolaan Terminal Tipe A Dinilai Tak Maksimal, Ini Alasannya

Menurutnya, kondisi saat ini untuk akses yang proper hanya ada di jalur toll Jakarta-Cikampek (Japek) yang kemudian lanjut ke Jakarta Outer Ring Road (JORR).

"Sedangkan akses toll Cibitung - Cilincing - Tanjung Priok dipastikan akan menjadi tambahan biaya cukup besar bagi pelaku usaha/industri yang berlokasi di Cikarang hingga Cikampek karena harus keluar toll Japek melalui pintu Cibitung kemudian lanjut toll Cibitung - Cilincing - Tanjung Priok," katanya.

Ismawan juga menekankan perlunya pertimbangan sarana pendukung kegiatan pelabuhan seperti ekspor, impor maupun domestik yang terintegrasi dan kelancaran aksesnya dalam program pengembangan Terminal Kalibaru oleh Pelindo.

Sementara itu, Ketua DPW ALFI DKI Jakarta, Adil Karim mengungkapkan pengembangan Terminal Kalibaru masih perlu kajian yang lebih komprehensif terkait aksesnya supaya tidak menambah tingkat kemacetan jalur distribusi dari dan ke Priok.

Namun, Adil mengatakan pengembangan Terminal Kalibaru boleh saja dilakukan tetapi tidak harus terlalu dipaksakan.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement