Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sandiaga Uno Dorong Pelaku Ekraf Lakukan Digitalisasi, Ini Manfaatnya

Tim Okezone , Jurnalis-Senin, 17 Oktober 2022 |17:44 WIB
Sandiaga Uno Dorong Pelaku Ekraf Lakukan Digitalisasi, Ini Manfaatnya
Menparekraf Sandiaga Uno. (Foto: Okezone.com/Kemenpar)
A
A
A

TANGERANG - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno berharap pelaku ekonomi kreatif khususnya UMKM dapat terus melakukan inovasi, adaptasi dan kolaborasi.

Tujuannya menghasilkan produk dan juga pemasaran, sehingga dapat memberikan dampak yang luas terhadap kebangkitan ekonomi dan terciptanya lapangan kerja.

Baca Juga: Ini Keuntungan UMKM Masuk Gerakan Bangga Buatan Indonesia

Salah satu hal yang penting untuk dapat dipahami para pelaku UMKM saat ini adalah pentingnya digitalisasi. "Digitalisasi dapat meningkatkan daya saing dan memperluas peluang bagi pelaku usaha untuk mengembangkan pasar, sehingga dapat meningkatkan ekonomi para pelaku UMKM," katanya, Senin (17/10/2022).

Menparekraf mengapresiasi, kegiatan pelatihan yang memberikan pendamping pelatihan digitalisasi dengan strategi komunikasi konsumen dan pembuatan konten ini.

Dengan begitu, para pelaku ekonomi kreatif dapat senantiasa memperkuat ekosistem mereka di tengah pesatnya perkembangan era digital.

Baca Juga: Hadapi Resesi, LaNyalla Ajak Kepala Daerah Fokus Perkuat UMKM hingga Belanja Lokal

"Jika selalu mengikuti pelatihan digitalisasi, maka UMKM akan mampu menjawab tantangan dan halangan yang ada. Harapan kami juga agar pelaku UMKM dapat tergabung dalam program Gernas BBI," kata Menparekraf.

Kemenparekraf, dikatakannya, akan all out melakukan pendampingan dan pelatihan bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.

Di antaranya para pelaku parekraf khususnya UMKM dapat memanfaatkan program fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Kemenparekraf.

"Hal sejalan dengan arahan Presiden agar mendorong UMKM untuk mengembangkan skala usahanya dan memberikan peluang akses pembiayaan seluas-luasnya," ujar Menparekraf.

Ekonomi kreatif Indonesia memiliki potensi yang besar untuk terus dikembangkan. Saat ini ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor penyumbang terbesar terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional dengan nilai kontribusi sebesar 7,8 persen.

Jumlah tersebut ditopang dengan tiga subsektor utama yakni kuliner, fesyen, dan kriya. Jumlah tersebut juga menempatkan Indonesia di peringkat tiga besar dunia dalam kontribusi terhadap PDB nasional di bawah Amerika Serikat dengan Hollywood dan Korea Selatan dengan K-Pop.

Saat ini, sebanyak 88,8% konsumen Indonesia menyatakan lebih dominan menggunakan dan mengonsumsi produk dengan brand atau jenama dalam negeri.

Adapun nilai ekspor ekonomi kreatif Indonesia pada tahun 2021 telah mencapai USD23,9 miliar. Sebelumnya pada 2020, ekonomi kreatif Indonesia baru berada pada angka USd18,8 miliar.

Pemerintah menargetkan nilai ekspor ekonomi kreatif Indonesia pada tahun 2022 dapat mencapai angka USD25,14 miliar.

(Feby Novalius)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement