Share

Jumlah Penumpang Kereta Capai 119,8 Juta, Mayoritas Naik KRL

Heri Purnomo, iNews · Selasa 18 Oktober 2022 14:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 18 320 2689477 jumlah-penumpang-kereta-capai-119-8-juta-mayoritas-naik-krl-DKd4n0CfED.jpg Penumpang Kereta Meningkat hingga Semester I-2022. (Foto: Okezone.com/KAI)

JAKARTA - Jumlah penumpang kereta hingga semester I-2022 mencapai 119,8 juta penumpang. Jumlah tersebut naik 42% dibanding semester I-2021 sebanyak 84,1 juta penumpang.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengungkapkan, volume pelanggan pada semester I-2022 didominasi pelanggan KRL di wilayah Jabodetabek di mana jumlahnya mencapai 89,9 juta pelanggan.

Baca Juga: Penumpang Kereta Tunggu 8,5 Jam Hanya Dikasih 1 Botol Air Mineral

"Kami bersyukur di masa pemulihan ekonomi ini, KAI mencatatkan kebangkitan kinerja. Kenaikan ini ditunjang oleh meredanya pandemi Covid-19, tingkat vaksinasi yang semakin membaik, dan relaksasi persyaratan perjalanan di awal tahun 2022," katanya, Selasa (18/10/2022).

Tak hanya angkutan penumpang, sektor angkutan barang KAI pun menunjukkan kinerja yang positif pada semester I-2022. Di mana, KAI telahh mengangkut sebanyak 26,7 juta ton barang, naik 15% dibanding Semester I 2021 di mana KAI mengangkut sebanyak 23,2 juta ton barang.

Baca Juga: Penumpang Kereta Terlantar 8,5 Jam Hanya Dikasih 1 Botol Air Mineral, Ini Penjelasan KAI

"Secara umum, peningkatan ini juga dipengaruhi oleh faktor pandemi yang semakin mereda, sehingga iklim usaha pun turut membaik," katanya.

Atas membaiknya kinerja KAI tersebut, KAI menghasilkan laba bersih pada semester I-2022 sebesar Rp740 miliar, atau tumbuh 254% dibanding semester I-2021 yaitu minus Rp480 miliar.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Di samping capaian peningkatan laba tersebut, KAI juga terus membukukan kinerja EBITDA yang positif yakni sebesar Rp2.078 miliar atau tumbuh signifikan jika dibandingkan periode Semester I 2021 sebesar Rp548 miliar.

“Bangkitnya kinerja KAI ini sejalan dengan strategi, harapan, dan aspirasi Kementerian BUMN yang menginginkan perusahaan agar dapat bertahan dan semakin kuat di tengah krisis kesehatan dan ekonomi akibat Covid-19 ini,” kata Didiek

Didiek mengatakan, KAI juga terus mengoptimalkan aset-asetnya yang tersebar di Jawa dan Sumatera. Aset-aset KAI yang dikuasai oleh pihak yang tidak berhak pun secara konsisten KAI tertibkan dengan dibantu oleh aparat kewilayahan dan kepolisian.

Lebih lanjut,, hingga Agustus 2022, KAI telah melakukan penertiban asetnya berupa tanah seluas 527.952 m2 dan bangunan seluas 37.147 m2 di wilayah kerjanya seperti di DKI Jakarta, Sumatera Barat, dan Jawa Tengah.

Adapun bangunan yang telah ditertibkan yaitu berupa kios, rumah perusahaan, bangunan dinas, dan bangunan liar. Melalui penertiban tersebut, KAI telah menyelamatkan asetnya senilai Rp1,02 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini