Share

Ratu Kripto Ruja Ignatova Jadi Buronan FBI karena Penipuan OneCoin

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis · Sabtu 22 Oktober 2022 08:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 22 320 2692283 ratu-kripto-ruja-ignatova-jadi-buronan-fbi-karena-penipuan-onecoin-j79xRwpkwr.jpg Ratu kripto jadi buronan FBI (Foto: BBC)

JAKARTA - Ratu Kripto Ruja Ignatova kini menjadi buronan yang paling dicari oleh FBI. Ignatova menjadi buronan karena penggelapan uang senilai hampir Rp60 triliun.

Kini Ratu Kripto itu kabur karena telah menerima informasi kepolisian mengenai penyelidikan penggelapan dana.

Perempuan 42 tahun kelahiran Bulgaria itu menjadi buronan atas tuduhan menjalankan penipuan mata uang kripto yang dikenal sebagai OneCoin.

Melansir BBC, Sabtu (22/10/2022), dokumen yang dilihat dari pertemuan kepolisian Eropa, Europol, menunjukkan, buronan paling dicari FBI itu sudah mengetahui upaya penangkapan dirinya beberapa bulan sebelum dia menghilang.

Informasi tentang kebocoran dokumen kepolisian disampaikan lewat podcast BBC, The Missing Cryptoqueen, oleh Frank Schneider, seorang mantan mata-mata dan penasihat terpercaya Ignatova.

Namun Schneider membantah telah menerima dokumen tersebut, dia mengaku menerima stik memori USB dari Ignatova.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Dia mengklaim metadata dalam file menunjukkan Ignatova memperoleh informasi melalui kontaknya sendiri di Bulgaria.

Schneider sekarang menghadapi ekstradisi ke Amerika Serikat atas tuduhan ikut berperan dalam penggelapan OneCoin.

Europol mengatakan sedang menyelidiki kasus ini.

Ignatova menghilang pada 25 Oktober 2017 ketika pihak berwenang AS menandatangani surat perintah penangkapan dan penyidik mulai mengusut mata uang kripto miliknya OneCoin.

Pada Juni 2022, Ignatova masuk dalam daftar 10 orang paling dicari oleh FBI.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini