Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Begini Jurus Menparekraf Promosikan KEK Singasari Jadi Pusat Animasi dan Film Terbesar di Indonesia

Avirista Midaada , Jurnalis-Selasa, 25 Oktober 2022 |17:34 WIB
Begini Jurus Menparekraf Promosikan KEK Singasari Jadi Pusat Animasi dan Film Terbesar di Indonesia
Menparekraf Sandiaga Uno. (Foto: MPI).
A
A
A

MALANG - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno siap mempromosikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singasari ke para investor.

Apalagi KEK Singasari sudah siap secara infrastruktur dan sarana prasarana usai peluncuran pusat animasi dan film yang bakal menjadi unggulan sektor ekonomi kreatif dari KEK Singasari.

Menurut Sandiaga, promosi dengan mengadakan roadshow ini menjadi penting untuk menarik minat para investor.

 BACA JUGA:Pesan Sandiaga Uno ke Pelaku UMKM: Perkuat Digitalisasi

Sandiaga mengklaim ada beberapa investor dari Qatar dan Arab Saudi yang sudah berminat melakukan investasi di KEK Singasari.

Namun untuk menuju ke arah sana, perlu menyiapkan sebuah ekosistem untuk menarik para investor datang.

"Saya tahu bahwa memerlukan ekosistem, begitu ekosistemnya terbentuk, itu akan datang dengan sendirinya, tinggal kita mengajak David road show di Qatar dan Saudi dan ada beberapa road show lainnya untuk menarik investor," kata Sandiaga Uno seusai meresmikan pusat animasi dan film di KEK Singasari, pada Selasa (25/10/2022).

Selain mempromosikan melalui roadshow, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini juga berencana memperbanyak event yang diadakan di sini.

Termasuk nanti ada beberapa kegiatan ekonomi kreatif yang akan diadakan di KEK Singasari.

"Event harus diperbanyak. Nanti saya akan bekerja sama, dan mengundang, karena kami ada teman namanya Friends of Creative Economy. Mungkin road to world conference of creative economy bisa kita canangkan di sini. Jadi, kebetulan tempatnya nyaman, udaranya sejuk, kita bisa perbanyak kegiatan-kegiatan ekonomi kreatif," jelasnya.

Sementara itu Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur Emil Dardak menerangkan, bila perlunya sinergi antar pemangku kepentingan untuk memanfaatkan KEK Singasari ini.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement