Share

Kisah Jahja Setiaatmadja, Tukang Rental Kaset yang Jadi Bos BCA

Tim Okezone, Okezone · Rabu 26 Oktober 2022 16:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 26 455 2695018 kisah-jahja-setiaatmadja-tukang-rental-kaset-yang-jadi-bos-bca-no717VPWVm.jpg Kisah Jahja Setiaatmadja tukang rental kaset yang jadi bos BCA (Foto: Okezone)

JAKARTA – Kisah Jahja Setiaatmadja, tukang rental kaset yang kini menjadi bos PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Jahja Setiaatmadja adalah orang yang berhasil menjadikan BCA menjadi salah satu saham blue chip.

Dia adalah orang nomor satu di bank terbesar Indonesia itu. Dirangkum Okezone, Rabu (26/10/2022), BCA kini memiliki laba Rp29 triliun pada kuartal III 2022. Laba BCA mengalami kenaikan 24,8% (yoy).

Kerja keras Jahja berhasil menjadikan dirinya sebagai CEO of the Year pada ajang Indonesia Property dan Bank Award di tahun 2016 lalu, tapi siapa sangka ternyata dia pernah menjadi seorang perental kaset dan berjuang hingga ke titik saat ini.

Mungkin keluarga Jahja bukan berasal dari keluarga berada, ayahnya merupakan seorang kasir di Bank Indonesia dan ibunya hanya ibu rumah tangga biasa.

Singkat cerita, Jahja menjadi mahasiswa ekonomi di Universitas Indonesia, saat menjadi mahasiswa tingkat akhir dirinya mulai bekerja di perusahaan akuntan public Pricewaterhouse.

Karena keterbatasan ekonomi pada saat itu, Jahja merasa haru mencari uang tambahan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Oleh karena itu dia menemukan ide untuk menyediakan jasa rental kaset, Jahja saat itu mulai dari menyewakan kaset tersebut kepada teman-temannya.

Baca Juga: BuddyKu Fest: Challenges in Journalist and Work Life Balance Workshop

Follow Berita Okezone di Google News

Kala itu, bisnis rental kaset sedang ramai dan menjadi salah satu hiburan bagi masyarakat. Karena bisnis rental kaset ini juga, Jahja memiliki pelanggan setia yang merupakan salah satu direksi perusahaan farmasi. Dia adalah Rudy Capelle, Rudy adalah salah satu direksi PT Kalbe Farma. Kesempatan ini Jahja ambil untuk melamar sebagai Asisten Manajer pada tahun 1980, dia juga sambil melanjutkan kuliah S2 miliknya.

Setelah bekerja selama dua tahun, Jahja naik jabatan menjadi Manajer keuangan dan menduduki jabatan Direktur Keuangan PT Kalbe Farma pada usia 33 tahun. Pada tahun selanjutnya, dia memulai perjalanan kariernya di dunia otomotif sebagai direktur keuangan.

Tahun 1990-an, Jahja memulai kariernya sebagai bankir di BCA. Kariernya terus meroket dari tahun 1999 hingga 2005, dia berhasil menjadi anggota direksi. Setelah menjadi anggota direksi, di tahun selanjutnya hingga 2011, Jahja menjadi orang kedua.

Menjadi Wakil Presiden Direktur merupakan jabatan yang besar, dia bertanggung jawab di banyak bidang sekaligus. Pada saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, para pemegang saham BCA setuju untuk memberikan Jahja Setiaatmadja sebagai pemimpin dari BCA. Jahja menjadi Presiden Direktur BCA pada 17 Juni 2011 setelah keluarnya persetujuan dari Bank Indonesia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini