Share

Harga Emas Naik Lagi Jadi USD1.669/Ounce

Antara, Jurnalis · Kamis 27 Oktober 2022 07:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 27 320 2695346 harga-emas-naik-lagi-jadi-usd1-669-ounce-vzbKsezdkt.jpg Harga Emas Hari Ini Naik. (Foto: Okezone.com/Freepik)

CHICAGO - Harga emas menguat di akhir perdagangan Rabu. Kenaikan ini memperpanjang keuntungan untuk sesi kedua berturut-turut yang didukung melemahnya dolar dan imbal hasil obligasi AS.

Di mana data ekonomi AS yang melemah memperkuat pandangan bahwa Federal Reserve akan memperlambat laju kenaikan suku bunganya.

Baca Juga: Harga Emas Antam Segram Masih Rp943.000

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange naik USD11,20 atau 0,68% menjadi USD1.669,20 per ounce, setelah diperdagangkan di kisaran tertinggi USD1.679,40 dolar dan terendah USD1.653,80.

Dolar merosot pada perdagangan Rabu (26/10/2022), karena data ekonomi AS yang melemah baru-baru ini memicu spekulasi bahwa Federal Reserve mungkin kurang agresif dalam menaikkan suku bunganya. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 1,13 persen menjadi 109,7010.

Baca Juga: Harga Emas Antam Segram Masih Rp943.000

Pelemahan dolar terjadi setelah imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 tahun yang dijadikan acuan terus merosot dari tertinggi multi-tahun minggu lalu di 4,338% dan terakhir turun empat basis poin menjadi 4,0317%. Penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS juga mendukung emas. Demikian dikutip dari Antara, Kamis (27/10/2022). 

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Sementara itu, Departemen Perdagangan AS melaporkan Rabu (26/10/2022) bahwa penjualan rumah baru AS turun 10,9% ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 603.000 pada September, dari revisi 677.000 pada bulan sebelumnya. Hal ini agak membatasi pertumbuhan emas.

Namun demikian, p​​​​​​rospek jangka pendek untuk emas tetap lemah, dengan pasar memperkirakan peluang hampir 100 persen untuk kenaikan suku bunga 75 basis poin oleh Fed pada November. Tetapi tekanan pada logam kuning agak mereda minggu ini, di tengah taruhan bahwa penurunan ekonomi yang nyata dapat memaksa The Fed untuk melunakkan sikap hawkish-nya.

Adapun harga logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 13,7 sen atau 0,71% menjadi USD19,486 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik USD42,80 atau 4,65% menjadi USD962,50 per ounce.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini