Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Digitalisasi Pasar Rakyat, Mendag: Pedagang Bisa Bersaing dan Menjajakan Barang Secara Online

Clara Amelia , Jurnalis-Jum'at, 04 November 2022 |12:14 WIB
Digitalisasi Pasar Rakyat, Mendag: Pedagang Bisa Bersaing dan Menjajakan Barang Secara <i>Online</i>
Mendag Hadiri Peluncuran Digitalisasi Pasar Purbalingga. (Foto: Okezone.com/Kemendag)
A
A
A

PURBALINGGA – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menghadiri peluncuran digitalisasi Pasar Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Program digitalisasi pasar ini selaras dan saling bersinergi dengan program Digitalisasi Pasar Rakyat yang telah dilakukan Kementerian Perdagangan sehingga dapat mengakselerasi digitalisasi ke seluruh pasar rakyat dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.

“Digitalisasi pasar rakyat merupakan arahan Presiden Joko Widodo. Tujuannya agar para pedagang pasar rakyat dapat bersaing dengan para pedagang yang menjajakan barangnya secara daring (online). Dengan Digitalisasi Pasar Rakyat diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan daya saing pedagang pasar rakyat,” jelas Mendag, Jumat (4/11/2022). 

 Mendag mengapresiasi, upaya Pemerintah Kabupaten Purbalingga dengan inisiasinya meluncurkan program Digitalisasi Pasar Purbalingga.

Baca Juga: Datangi Pasar, Mendag Simulasi Jual-Beli Pakai Sistem Digital

“Saya berharap, para pengelola pasar, pedagang, pelaku UMKM, serta pemangku kepentingan dapat memberikan dukungannya agar program Digitalisasi Pasar Purbalingga dapat berjalan dengan lancar dan dapat diimplementasikan secara optimal,” ungkap Mendag.

Mendag juga menyampaikan, laju ekonomi Indonesia pada triwulan-II 2022 di tengah ketidakpastian kondisi perekonomian yang tidak sedang baik-baik saja, mengalami pertumbuhan sebesar 5,44% dibanding tahun sebelumnya dan sektor perdagangan tumbuh 4,42%.

Baca Juga: Erick Thohir Tak Mau Pasar Digital RI Dikuasai Produk Asing

UMKM yang di dalamnya juga termasuk pedagang Pasar Rakyat menjadi kontributor terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi yaitu mencapai 60 persen dari PDB nasional serta menyerap 97% dari total tenaga kerja.

Kemendag terus berupaya menjaga pasokan dan distribusi barang kebutuhan pokok dan barang penting guna pengendalian inflasi.

“Pasar Rakyat sebagai sarana perdagangan yang berperan dalam rantai distribusi komoditas menjadi fokus utama pemerintah mewujudkan Pasar Rakyat yang lebih berdaya saing baik dari aspek fisik maupun tata kelola SDM pedagang,” imbuh Mendag Zulkifli Hasan.

Kemendag melakukan kerja sama dengan berbagai pihak untuk membantu proses digitalisasi pedagang dan pasar rakyat. Salah satu yang sudah dilakukan yaitu kolaborasi dengan Tokopedia untuk mendorong pasar masuk ke dalam aplikasi Tokopedia.

Saat ini, program tersebut telah berjalan di 10 pasar di seluruh Indonesia. Kemudian, kolaborasi dengan GrabMart yang telah menggandeng 5.000 pedagang pasar masuk dalam ekosistem GrabMart.

Kementerian Perdagangan juga menyusun sistem pendataan Pasar Rakyat di seluruh Indonesia melalui platform Sistem Informasi Sarana Perdagangan (SISP). Melalui sistem ini dapat memonitor sarana perdagangan dan harga kebutuhan pokok di seluruh Indonesia.

(Feby Novalius)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement