Share

Harga Minyak Dunia Bangkit Lagi, Naik 1%

Antara, Jurnalis · Jum'at 11 November 2022 07:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 11 320 2705224 harga-minyak-dunia-bangkit-lagi-naik-1-FMpfBIfgq7.JPG Harga minyak dunia naik hari ini. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Harga minyak dunia menguat 1% di akhir perdagangan pada Jumat (11/11/2022) setelah menghentikan penurunan beruntun tiga hari didorong pelemahan dolar AS dan data inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan.

Dikutip Antara, harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember bertambah 64 sen atau hampir 0,8% menjadi menetap di USD86,47 per barel di New York Mercantile Exchange.

Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Januari terangkat USD1,02 atau 1,1%, menjadi ditutup di 93,67 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

 BACA JUGA:Chandra Asri (TPIA) Rugi Rp1,7 Triliun Gegara Harga Minyak Dunia Naik

Diketahui, setelah tiga hari mengalami penurunan, minyak mentah berjangka menguat setelah data inflasi mendukung harapan investor bahwa Federal Reserve (Fed) akan meredam kenaikan suku bunga yang agresif yang dapat mendukung permintaan minyak.

"(Data Indeks Harga Konsumen) bisa menjadi titik balik yang didambakan investor," kata Analis Pasar Senior OANDA, Craig Erlam.

Baca Juga: BuddyKu Fest: Challenges in Journalist and Work Life Balance Workshop

Follow Berita Okezone di Google News

"Masih ada banyak rasa sakit di depan tetapi segalanya tiba-tiba terlihat sedikit lebih positif," tambahnya.

Kemudian, indeks dolar yang jatuh lebih dari 2,0 persen, karena data ekonomi yang cerah juga memikat investor menjauh dari mata uang safe-haven dolar menuju aset-aset berisiko termasuk minyak. Melemahnya dolar membuat minyak dalam denominasi greenback lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Pedagang juga terus mencerna data persediaan bahan bakar AS mingguan. Badan Informasi Energi AS (EIA) melaporkan Rabu (9/11/2022) bahwa persediaan minyak mentah komersial negara itu meningkat 3,9 juta barel selama pekan yang berakhir 4 November.

Menurut EIA, total stok bensin motor turun 0,9 juta barel dari minggu lalu, sementara persediaan bahan bakar sulingan turun 0,5 juta barel.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini