Share

RI-Arab Saudi Kerja Sama Energi, Menteri ESDM: Prinsipnya Saling Menguntungkan

Rizky Fauzan, MNC Portal · Rabu 16 November 2022 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 16 320 2708665 ri-arab-saudi-kerja-sama-energi-menteri-esdm-prinsipnya-saling-menguntungkan-QSy7QD0fQB.jpg Indonesia-Arab Saudi Tingkatkan Kerjasama di Bidang Energi. (Foto: Okezone.com/ESDM)

JAKARTA - Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi sepakat memperkuat kerjasama bilateral dengan menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) di bidang energi.

Hal itu disampaikan Menteri ESDM Arifin Tasrif sebelum melakukan penandatanganan MoU bersama Menteri Energi Arab Saudi Prince Abdulaziz bin Salman bin Abdulaziz Al Saud di Nusa Dua, Badung, Bali.

Baca Juga: Serahkan Presidensi G20 ke PM India, Jokowi Harap Perang Rusia-Ukraina Segera Berakhir

Arifin Tasrif mengatakan, kerjasama ini merupakan bentuk kolaborasi antarkedua negara.

"Tujuan dari MoU adalah untuk menetapkan kerangka umum kerjasama di bidang energi, yang berdasarkan kepada prinsip kesetaraan, saling menguntungkan, dan saling menghormati," kata Menteri Arifin melalui siaran pers, Rabu (16/11/2022).

Baca Juga: Harta Kekayaan Istri Presiden Korea Selatan Kim Keon Hee, Ibu Negara Tercantik yang Jadi Sorotan Publik

Disebutkan bidang kerja sama yang disepakati dalam MoU RI-Arab Saudi tersebut antara lain migas, ketenagalistrikan, energi terbarukan, efisiensi energi, dan hidrogen bersih

Selain itu, juga terkait ekonomi karbon sirkuler (CCE) dan teknologinya untuk mengurangi dampak perubahan iklim serta transformasi digital, inovasi, keamanan siber, dan kecerdasan buatan di bidang energi.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Arifin menuturkan, untuk mengimplementasikan bidang-bidang kerja sama yang telah disepakati akan dilaksanakan kegiatan di antaranya pertukaran informasi dan pengalaman, pertukaran kunjungan antara pakar dan spesialis, menyelenggarakan konferensi dan seminar kerja, melakukan studi bersama, memperkuat kerja sama antar perusahaan energi.

"Di samping itu juga kedua negara sepakat untuk mengembangkan kemitraan kualitatif untuk melakukan pelokalan material, produk, dan layanan terkait semua sektor energi, rantai pasokan, dan teknologinya serta pengembangan industri kimia," ucapnya.

Dia menambahkan, sebagai tindak lanjut awal dari MoU ini yaitu akan dibentuk tim kerja khusus yang terdiri atas perwakilan kedua belah pihak dengan jumlah anggota yang sama untuk berkonsultasi tentang prosedur dan langkah-langkah yang perlu diambil untuk memperkuat dan mengembangkan kerja sama di bawah MoU.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini