2. Lokasi yang Strategis
Negara Myanmar berlokasi diantara China dan Indian. Selain itu, negeri seribu pagoda ini juga dekat dengan Bangladesh, Thailand, dan Laos. Lokasi yang sangat strategis ini menarik perhatian investor untuk berbisnis manufaktur dan logistik.
3. Tidak Ada Hambatan Komunikasi
Sejak 60 tahun lalu, Myanmar menjadi negara jajahan Inggris. Itulah mengapa banyak orang Myanmar yang dapat berbahasa Inggris.
Bahkan pada tahun 2018, peminat bahasa Jepang di Myanmar semakin meningkat. Sehingga tidak sulit mempekerjakan buruh Jepang di Myanmar.
4.Penanam Modal Mendapat Perlakuan Istimewa
Kelebihan negara Myanmar adalah penanam modal mendapat perlakuan istimewa. Terlebih untuk penanam modal dalam bidang manufaktur, akomodasi, dan pertanian.
Perlakuan khusus itu bahkan tertera dalam UUD Penanaman Modal Asing di Myanmar. Lingkungan seperti ini memudahkan negara asing yang ingin mengembangkan usahanya.
-Kekurangan Myanmar
1. Hukum dan Undang-Undang Belum Berkembang
Tidak seperti negara berkembang lainnya, hukum dan undang-undang di Myanmar masih dalam tahap perkembangan.
Bahkan, masih banyak wilayah di Myanmar yang tidak mendapat peraturan yang jelas. Lingkungan hukum yang tidak jelas membuat perusahaan asing renan terguncang.