Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Fakta Proyek Ibu Kota Baru, Menteri Basuki Minta 'Jatah' Rp12,7 Triliun ke Sri Mulyani

Noviana Zahra Firdausi , Jurnalis-Minggu, 04 Desember 2022 |05:12 WIB
7 Fakta Proyek Ibu Kota Baru, Menteri Basuki Minta 'Jatah' Rp12,7 Triliun ke Sri Mulyani
Ibu Kota Baru (Foto: Okezone)
A
A
A

3. Basuki Menemui 12 Investor Jepang

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bertemu 12 delegasi Jepang untuk membahas tindak lanjut minat investasi di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur.

Basuki menjelaskan, saat ini pihaknya telah melakukan pembangunan infrastruktur dasar di IKN dasar seperti akses jalan, penyediaan air baku melalui pembangunan bendungan sepaku, penyiapan lahan siap bangun (land development) dan lainnya.

Selain itu, dirinya juga mengatakan pembangunan IKN tidak hanya sekedar memindahkan kantor-kantor pemerintah, tetapi juga untuk merubah cara kerja dalam mempermudah kegiatan.

4. Proyek Pembangunan Infrastruktur Dasar IKN

Progres proyek pembangunan infrastruktur dasar Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur (Kaltim) mencapai Rp15 triliun.

"Total 2022-2024 ada Rp25 triliun, yang sudah terkontrak sampai dengan Minggu keempat ini (November) sebesar Rp15 triliun," kata Basuki dalam Raker dengan Komisi V DPR RI, Jakarta, Senin.

Yang mana proyek infrastruktur tersebut terbagi dalam beberapa kegiatan di Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA), Ditjen Perumahan, Ditjen Cipta Karya dan Ditjen Bina Marga.

5. Pentingnya Peran Suku Dayak

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa dukungan dari masyarakat Suku Dayak sangat dibutuhkan dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

Dikutip Antara, Jokowi kembali menegaskan dukungan Suku Dayak sangat dibutuhkan dalam pembangunan IKN.

“Karena kita akan membangun Ibu Kota Nusantara, di Pulau Kalimantan, tentu saja dukungan dari masyarakat Suku Dayak sangat-sangat dibutuhkan,” kata Jokowi dikutip Selasa (29/11/2022).

6. IKN Kota Cerdas

Salah satu konsep pembangunan Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur adalah kota cerdas atau smart city.

Deputi Bidang Transformasi Hijau dan dan Digtal, Mohammed Ali Berawi menjelaskan, setidaknya ada 6 sektor yang akan diterapkan menggunakan teknologi modern sehingga menciptakan apa yang dimaksud dari kota cerdas, yaitu sistem pemerintahan, Transportasi dan mobilitas, kehidupan masyarakat, sumber daya energi, SDM dan Industri, dan infrastruktur.

"Jadi governance ini mengidentifikasi dari penduduk, seperti registrasi, warga baru, sudah dilakukan secara digital, pengelolan kotanya kita punya operation center," sambung Ali.

7. Uji Coba Mobil Terbang di IKN

Uji coba mobil terbang di Ibu Kota Nusantara (IKN) akan dilakukan pada 2024.

"Jadi nanti juga test, ujinya di IKN, rencananya di 2024," ujar Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Prof. Mohammed Ali yang dikutip Antara, Rabu (30/11/2022).

Diketahui, OIKN dan Hyundai Motor Group menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk bekerja sama membangun ekosistem mobilitas cerdas Advanced Air Mobility (AAM) di Indonesia.

Ali menyebut kerja sama ini bertujuan untuk mengembangkan mobil terbang. Pengembangan ini menjadi yang pertama kalinya bagi Indonesia, sementara di dunia konsep mobil terbang juga masih dalam pengembangan.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement