Share

Terpaksa Impor Beras 500 Ribu Ton, Mendag: Kita Tadinya Tidak Ingin

Iqbal Dwi Purnama, MNC Portal · Kamis 08 Desember 2022 13:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 08 320 2723117 terpaksa-impor-beras-500-ribu-ton-mendag-kita-tadinya-tidak-ingin-WsmEhRhSRo.JPG Beras. (Foto: MPI)

JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan saat ini cadangan beras pemerintah (CBP) yang ada di BUMN Pangan seperti Bulog stoknya menipis.

Mendag menjelaskan untuk memenuhi konsumsi dalam negeri maka diperlukan impor beras untuk menjaga setidaknya hingga musim panen padi tahun depan.

"Impor beras betul, kita tadinya tidak ada yang ingin impor beras, tapi harga beras naik maka kita harus beli (impor)," ujar Mendag saat ditemui di Kantornya, Kamis (8/12/2022).

 BACA JUGA:Mendag Zulkifli Klaim Harga Bapok di Indonesia Makin Murah

Adapun jumlah beras yang akan diimpor pada periode Desember ini sebanyak 500 ribu ton untuk memenuhi stok cadangan beras pemerintah di Bulog.

Di mana targetnya harus punya cadangan 1,2 juta ton.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

"Diputuskan dalam rapat kabinet, diperintahkan kepada Mendag untuk kasih impor beras cadangan di luar negeri 500 ribu ton," sambungnya.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian mengklaim bahwa produksi beras dalam negeri saat ini tersedia sekitar 600 ribu ton yang tersebar di 2.200 penggilingan seluruh Indonesia dan siap diserap Bulog.

Akan tetapi Mendag menyebut bahwa saat ini jumlah produksi beras dalam negeri sangat minim.

Sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri.

"(Kementan punya 600 ribu ton), nah ini mau dibeli belum ada barangnya sampai sekarang," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini