Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Garuda Indonesia Masuk Holding BUMN Pariwisata pada 2023

Suparjo Ramalan , Jurnalis-Senin, 12 Desember 2022 |16:57 WIB
Garuda Indonesia Masuk Holding BUMN Pariwisata pada 2023
Garuda Indonesia. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Guda Indonaresia Tbk (GIAA) dipastikan akan bergabung dengan Holding BUMN Pariwisata dan Aviasi atau InJourney pada 2023.

Bergabungnya emiten bersandi saham GIAA itu setelah semua proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) sudah dirampungkan.

Direktur Utama InJourney, Dony Oskaria menyebut masuknya Garuda Indonesia sebagai anggota holding merupakan alternatif atas pemulihan bisnis perusahaan di sektor penerbangan.

"Garuda ke InJourney ini memang baru menyelesaikan seluruh proses PKPU-nya, memang ada beberapa alternatif yang dilakukan setelah proses PKPU. Diharapkan salah satu alternatifnya Garuda gabung dengan InJourney," kata Dony di Jakarta, Senin (12/12/2022).

 BACA JUGA:Dirut Garuda Indonesia Buka-bukaan soal PMN Rp7,5 Triliun

Berdasarkan arahan Kementerian BUMN, lanjut Dony, proses holdingisasi terhadap Garuda segera dilakukan.

Karena itu, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) selaku induk holding menargetkan penggabungan maskapai penerbangan pelat merah itu pada tahun depan.

"Dan itu kalau menurut dari Kementerian BUMN kepada kami tahun depan Insya Allah dilakukan penggabungan holdingisasi di InJourney," ucapnya.

 

Saat pembentukan InJourney, Menteri BUMN Erick Thohir melarang Garuda Indonesia masuk ke dalam anggota holding.

Larangan itu lantaran maskapai menanggung utang zumbo atau ratusan triliun Rupiah.

Utang tersebut pun sebagiannya sudah direstrukturisasi melalui PKPU untuk mencapai homologasi atau kesepakatan damai dengan kreditur.

Saat itu, kebijakan menunda bergabungnya Garuda Indonesia ke dalam holding untuk menghindari kemungkinan buruk yang terjadi kedepannya.

Pasalnya, dengan memasukan perusahaan diyakini akan membebani holding itu sendiri.

"Setelah proses dari seluruh penyelesaian garuda (PKPU) dia tentu akan bergabung dengan holding sebagai salah satu alternatif yang dilakukan ke depan," pungkasnya.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement