Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harbolnas 2022, 70% Produk Dalam Negeri Ditargetkan Terjual

Ikhsan Permana , Jurnalis-Senin, 12 Desember 2022 |13:59 WIB
Harbolnas 2022, 70% Produk Dalam Negeri Ditargetkan Terjual
Harbolnas 12.12 (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Produk dalam negeri ditargetkan terjual hingga 70% di momen Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas). Momen Harbolnas yang diperingati setiap tanggal12 Desember diharapkan bisa menjadi momentum untuk para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri.

Executive Director Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Arshi Adhini menyampaikan bahwa, pemerintah bekerjasama dengan asosiasi untuk menargetkan 70% produk lokal terjual dalam perayaan Harbolnas 2022.

"Kita yakin dan percaya dengan adanya Harbolnas sekarang, kita buatnya 3 hari jadi tanggal 10 dan 11 khusus produk lokal, memang targetnya itu di atas 50% bahkan 70% khusus untuk penjualan produk lokalnya," kata Arshi dalam siaran Market Review di IDX Channel, Senin (12/12/2022).

Menurutnya, program Harbolnas 2022 sudah sangat ditunggu-tunggu oleh konsumen maupun platform e-commerce serta pelaku UMKM. Sebab program Harbolnas bisa menjadi pemicu terjadinya transaksi.

"Festival angka kembar ini bisa dikatakan mentrigger transaksi dengan adanya campaign bersama dengan mengkomunikasikan satu message yang sama, itu impact yang memang multiplier effect didapat oleh semua industri bukan hanya e-commerce dan UMKM bahkan logistik juga, industri payment juga gitu dan tentu kami juga sangat disupport oleh pemerintah," terangnya.

Sebagai informasi, ada banyak peserta atau pedagang (merchant) yang mengikuti program Harbolnas 2022. Tiap peserta diwajibkan menerapkan promo dasar 30 persen. Sedangkan dari sponsor akan ada subsidi hingga Rp25 ribu sehingga konsumen bisa memiliki produk incaran dengan tidak terlalu dalam merogoh koceknya.



(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement