JAKARTA - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai anggota organisasi badan pemeriksa dunia atau International Organization of Supreme Audit Institutions (INTOSAI) melakukan peran aktif dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Hal ini dilakukan dengan pelaksanaan INTOSAI four-approach on SDGs, yaitu: memeriksa SDGs’ preparedness, memeriksa implementasi SDGs, mendorong pancapaian target 16 SDGs khususnya terkait lembaga yang efektif, transparan, dan akuntabel, serta menjadi model organisasi yang transparan dan akuntabel dalam kegiatan pemeriksaan dan pelaporannya.
Ketua BPK Isma Yatun mengatakan berdasarkan peran dan pengalaman BPK terkait SDGs, BPK mendorong IAI sebagai organisasi profesi akuntan di Indonesia untuk bersama-sama memberikan kontribusi bagi pengembangan sustainability reporting yang jelas dan terukur.
BACA JUGA:Mantan Kepala BPK Sultra Segera Disidang Terkait Perkara Suap
“Hal tersebut dikarenakan adanya lima tantangan di antaranya, percepatan pelaporan sustainability yang jelas dan terukur, peningkatan nilai pelaporan keuangan kepada pengguna dan pemangku kepentingan, peningkatan assurance atas sustainability reporting, respons terhadap digital transformation yang terus meningkat, dan capacity building profesi akuntan dalam merespon perkembangan, khususnya terkait dengan sustainability,” jelas Isma dalam Seminar Internasional Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), dikutip Rabu (14/12/2022).
Adapun IAI menyelenggarakan Seminar Internasional yang bertajuk Sustainable Governance A Strategic Perspective to Maintain Trust and Enhance Performance” pada Selasa (13/12/2022).
Dalam kesempatan tersebut, Isma juga berharap IAI mampu berkolaborasi dengan pemangku kepentingan di Indonesia dari unsur pemerintah, parlemen, BPK, dunia usaha, komunitas terkait, serta pemangku kepentingan lain bagi pengembangan dan implementasi serta peningkatan kapasitas terkait sustainability.
Seminar internasional yang berlangsung dua hari, yaitu 13 dan 14 Desember 2022, ini menghadirkan para pembicara dari berbagai kalangan baik dari pejabat negara, porfesi, dan akademik dari dalam maupun luar negeri.
Lebih dari 1300 anggota IAI juga berpartisipasi mengikuti seminar dan selanjutnya mengikuti Kongres IAI ke-14, yang diselenggarakan pada 15 Desember 2022.
(Zuhirna Wulan Dilla)