Bahkan, dia menegaskan bahwa dalam hal ini, Indonesia bukanlah pengecualian.
"Meski alhamdulillah Indonesia berada dalam situasi yang cukup baik. Momentum pertumbuhan dimana kita bisa mencapai pertumbuhan di atas 5% untuk empat kuartal berturut-turut, dan ini tidak diikuti dengan peningkatan inflasi dengan dramatis," ungkap Sri.
Pemerintah melakukan penyesuaian harga bahan bakar pada bulan September lalu, dengan inflasi yang diharapkan mencapai hampir 7%.
Tetapi, ternyata inflasi RI hanya menyentuh 5,7%, dan bahkan sekarang menjadi turun menjadi 5,4%.
"Ini sangatlah baik jika dibandingkan dengan negara lain, di mana mereka menghadapi dilema yang sangat sulit antara mendukung dan terus mendukung pemulihan ekonomi dengan stabilisasi inflasi mereka," pungkas Sri.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.