Sementara itu, lanjut Budi harga referensi biji kakao periode Januari 2023 ditetapkan sebesar 2.506,69/MT. Nilai ini naik sebesar USD79,54 atau 3,28% dari bulan sebelumnya.
"Hal ini berdampak pada peningkatan harga patokan ekspor (HPE) biji kakao pada Januari 2023 menjadi USD2.219/MT, meningkat USD 76,88 atau 3,59% dari periode sebelumnya," jelasnya.
Adapun peningkatan harga ini tidak berdampak pada BK biji kakao, yaitu tetap 5% sesuai Kolom 2 Lampiran Huruf B pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 123/PMK.010/2022.
Kata Budi, peningkatan harga referensi dan HPE biji kakao dipengaruhi musim hujan di daerah penghasil biji kakao.
Sedangkan untuk produk kulit dan kayu, HPE tidak mengalami perubahan dari bulan sebelumnya. BK produk kulit dan BK produk kayu sebagaimana tercantum pada Lampiran Huruf A Peraturan Menteri Keuangan Nomor 123/PMK.010/2022.
(Feby Novalius)