Membaiknya kondisi restrukturisasi Covid-19 juga dapat memperbaiki rasio kredit macet atau Non Performing Loan (NPL).
"Kalau lihat data di Desember saja, yang keluar dari restrukturisasi KPR Covid-19 bisa mencapai Rp1,7 triliun, kita yakin trennya akan terus naik," ungkap Nixon.
Selain itu, BTN juga akan menjual aset-asetnya yang buruk untuk menekan rasio NPL. Perseroan menargetkan penjualan NPL sebesar Rp1 triliun tahun ini lewat skema ini.
Dengan berbagai strategi yang dilakukan baik untuk menggenjot pembiayaan maupun menekan NPL, Nixon optimis BTN dapat mencapai target pertumbuhan kredit tahun ini.
"Kami yakinkan bahwa walaupun situasi 2023 sulit tapi masih bisa tumbuh 10 sampai 11 persen kredit Bank Tabungan Negara," kata Nixon.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.