Share

Perbaikan Jalan Tekor Gegara Dilintasi Truk Batu Bara, Begini Kata PUPR

Iqbal Dwi Purnama, MNC Portal · Selasa 24 Januari 2023 14:58 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 24 320 2752022 perbaikan-jalan-tekor-gegara-dilintasi-truk-batu-bara-begini-kata-pupr-fCRFxrX4bo.JPG Ilustrasi jalan tol. (Foto: PUPR)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan bahwa truk-truk batu bara atau muatan berat lainnya menjadi perusak jalan nasional.

Direktur Jenderal Bina Marga, Kementerian PUPR Hedy Rahadian menyebut salah satu contohnya seperti jalan nasional yang ada di Jambi, yang rusak akibat aktivitas pertambangan batu bara.

Setidaknya membutuhkan biaya Rp1,2 triliun untuk memperbaiki jalan yang rusak di provinsi tersebut sepanjang 200 Km.

 BACA JUGA:PUPR: Rumah PNS di IKN Nusantara dalam Bentuk Apartemen

"Ini memang menjadi buah simalakama untuk kita, secara sistem (negara) mendapatkan Rp600 miliar, kita harus spending Rp1,2 triliun, ini rugi bandar istilahnya," ujar Hedy dalam Raker bersama Komisi V DPR RI, Selasa (24/1/2023).

Bahkan menurutnya jika dialokasikan pun Rp1,2 triliun, kalau tidak ada pengaturan tentang pembatasan truk batu bara yang melintas jalan nasional, maka jalan tersebut pun juga tidak akan bertahan lama.

Artinya pemerintah bakal terus nombok untuk memperbaiki jalan yang rusak akibat perlintasan batu bara.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

"Kami ingin sebetulnya memang, jalan itu ada cara penggunaannya, kalau cara penggunaan tidak benar, pasti akan cepat rusak, jadi saya kira kalau jalan digunakan batu bara, yang menurut aturan, mestinya batu bara itu menggunakan jalan tambang, atau jalan khusus," sambung Hedy.

"Jadi kalau ini pengaturan pengguna jalan tidak diperbaiki, maka menggunakan uang disitu (memperbaiki jalan truk batu bara) akan tidak efektif, bakal rusak lagi rusak lagi," lanjut Hedy.

Hedy mengungkapkan bahwa preservasi jalan bukan hanya masalah anggaran, karena jika tidak ada perubahan dari aturan pengguna jalan nasional yang dilintasi truk batu bara, maka terus-terusan bakal tekor.

"Katakanlah butuh Rp1,2 triliun, tapi penggunaan jalannya benar, tentu akan kita carikan uangnya, walaupun itu bertahap, misalnya lewat SBSN, atau apapun, tapi memang mau kita carikan bagaimana kalau pengunaannya seperti ini, ini kami jadi susah mengusulkan juga," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini