Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Surya Esa (ESSA) Minta Restu Private Placement ke Pemegang Saham

Dinar Fitra Maghiszha , Jurnalis-Selasa, 07 Februari 2023 |08:20 WIB
Surya Esa (ESSA) Minta Restu <i>Private Placement</i> ke Pemegang Saham
Surya Esa Segera Lakukan Private Placement. (Foto: Okezone.com/Freepik)
A
A
A

JAKARTA - PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) akan meminta restu private placement di Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPLSB) yang digelar Rabu 8 Februari 2023.

Manajemen ESSA berencana menerbitkan 1.566.088.700 saham baru dengan nilai nominal Rp10, atau setara 10% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor.

Baca Juga: Garuda Indonesia Bakal Private Placement, Erick Thohir: Jangan Jual Murah

Adapun dua pembeli siaga aksi korporasi ini Chander Vinod Laroya (CVL), dan Garibaldi Thohir (GT), yang merupakan pemegang saham ESSA sekaligus pemilik manfaat akhir perseroan (ultimate beneficial ownership). CVL dan GT akan mengambil seluruh saham baru ini masing-masing maksimal sebesar 5%.

Penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) ini bertujuan untuk meningkatkan kepemilikan ESSA di PT Panca Amara Utama (PAU), sebuah pabrik amonia yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh CVL dan GT. Artinya, saham baru yang diterbitkan ESSA (melalui private placement) akan digunakan untuk membayar pembelian saham PAU.

Baca Juga: Cashlez Worldwide (CASH) Bakal Private Placement 143,11 Juta Saham

"PAU memberikan kontribusi yyang signifikan terhadap pendapatan perseroan, sehingga pembelian saham ini merupakan kesempatan bagus untuk menambah kepemilikan atas aset yang berpotensi tinggi," kata manajemen, Selasa (7/2/2023).

Manajemen ESSA menambahkan bahwa apabila nilai saham baru dari Private Placement kurang dari nilai saham (PAU) yang dijual, maka kekurangannya akan dibayarkan secara tunai dengan menggunakan akumulasi dana perseroan.

Sebelumnya perseroan telah menandatangani perjanjian jual beli bersyarat (PPJB) untuk membeli 233.020 saham PAU. Melalui aksi korporasi ini, manajemen ESSA memperingatkan potensi dilusi kepemilikan saham sebanyak 9,09%.

(Feby Novalius)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement