Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

6 Fakta APBN 2024 Disiapkan Lebih Awal, Ini Prioritas Jokowi di Akhir Masa Jabatannya

Mutiara Oktaviana , Jurnalis-Minggu, 26 Februari 2023 |03:24 WIB
6 Fakta APBN 2024 Disiapkan Lebih Awal, Ini Prioritas Jokowi di Akhir Masa Jabatannya
Fakta APBN 2024, Ini Prioritas Jokowi. (Foto;Okezone.com/Setpres)
A
A
A

4. Anggaran akan dijaga

Pada tahun depan, pihaknya memperkirakan anggaran akan dijaga. Di satu sisi, pendapatan negara akan tetap tumbuh dengan tax ratio yang terus meningkat, dan belanja negara yang akan dijaga secara disiplin namun dengan prioritas sesuai dengan agenda nasional.

"Dan untuk tahun depan awal, kita perkirakan defisit akan makin menurun pada level 2,16-2,64% dari PDB, dengan primary balance mendekati 0," pungkas Sri.

5. Turunkan Kemiskinan dan Stunting

APBN 2024 bakal difokuskan untuk menurunkan kemiskinan dan stunting. Menteri Keuangan Sri Mulyani berupaya supaya pertumbuhan ekonomi Indonesia yang saat ini cukup kuat sebesar 5,3% di 2022 terus dijaga momentumnya di tahun ini dan 2024.

"Ini berarti dari sisi permintaan, konsumsi rumah tangga untuk bisa tetap tumbuh di atas 5%, maka inflasi di Indonesia juga harus dikendalikan, confidence dari konsumen harus dijaga, dan juga investasi akan terus momentumnya diperkuat," jelas Sri Mulayni.

Oleh karenanya, dia menjelaskan bahwa APBN 2024 sesuai arahan Presiden akan difokuskan pada program-program prioritas seperti penurunan kemiskinan dan stunting.

6. Defisit APBN Makin Kecil

Selain itu, pemerintah juga berfokus pada pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing perekonomian Indonesia.

Dengan landasan itu, maka tahun depan diperkirakan pendapatan negara akan tetap tumbuh dengan tax ratio yang terus meningkat dan belanja negara yang akan dijaga secara disiplin tetapi dengan prioritas sesuai dengan agenda nasional.

"Dan untuk tahun depan, awal, kita akan perkirakan defisit makin menurun pada level 2,16% hingga 2,64% dari PDB dengan primary balance mendekati 0", pungkasnya.

(Feby Novalius)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement