Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Uang Kuno Seri Wayang yang Harganya Selangit

Safina Asha Jamna , Jurnalis-Kamis, 09 Maret 2023 |21:01 WIB
4 Uang Kuno Seri Wayang yang Harganya Selangit
Uang kuno seri wayang. (Foto: Tokopedia)
A
A
A

JAKARTA - 4 uang kuno seri wayang yang harganya selangit akan diulas dalam artikel ini. Mengoleksi uang kuno memang merupakan hobi yang sangat mahal.

Diungkap kolektor uang kuno asal Surabaya, Ali Budiono yang membuat uang-uang kuno ini memiliki harga tinggi adalah nominalnya.

 BACA JUGA:

Dirangkum Okezone Kamis (9/3/2023), berikut ini 4 uang kuno seri wayang yang harganya selangit.

 BACA JUGA:

1. Uang kertas Rp1.000 gulden

 

Uang kuno ini memiliki harga yang sangat tinggi. Di mana ini uang kuno Indonesia dengan harga termahal, uang kertas Rp1.000 gulden ini diterbitkan sekitar tahun 1933-1939 oleh De Javasche Bank, Bank swasta milik Hindia Belanda.

Memiliki desain yang unik dengan gambar wayang di kedua sisinya, uang kertas Rp1.000 gulden ini dihargai cukup tinggi, mencapai Rp20 juta sampai Rp100 juta per lembarnya.

2. Uang kertas Rp500 gulden

Uang kuno yang satu ini memiliki desain gambar wayang dan tahun terbit yang sama dengan uang kertas Rp1.000 gulden.

Uang ini juga menjadi salah satu uang kuno yang dicari oleh para kolektor karena kelangkaannya. Harga uang kertas Rp500 gulden ini mencapai Rp30 juta per lembarnya.

3. Uang kertas Rp200 gulden

Masih dalam pecahan gulden, uang kertas Rp200 gulden ini juga menjadi uang kuno Indonesia yang sangat dicari karena kelangkaannya.

Pecahan uang kertas Rp200 gulden dihargai mencapai Rp10 juta hingga Rp40 juta per lembarnya.

4. Uang koin Rp100

Uang kuno yang satu ini termasuk ke dalam uang kuno Indonesia termahal.

Uang koin pecahan Rp100 memiliki desain gambar wayang dan rumah gadang di setiap sisinya.

Uang koin yang terbit pada tahun 1978 ini dihargai sekitar Rp100 juta per kepingnya di pasaran.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement