Pasar tersebut nantinya akan menjadi putaran ekonomi baru baik di Klaten sendiri maupun daerah lainya.
"Yang kedua saran saya agar dibuatkan pasar beras. Jadi beras lokal itu harus jadi semacam gudang yang sekaligus center perberasan. Nanti kita ikut promosi kalau perlu kita jadikan suatu target ekspor," katanya.
Meski demikian, SYL berharap peningkatan kualitas beras lokal harus terus ditingkatkan agar mampu bersaing dengan kualitas beras luar negeri seperti dari Vietnam.
Dengan demikian, Indonesia secara perlahan tapi pasti akan menjadi negara besar yang berdaulat di bidang pangan.
"Minimal standarnya kita tingkatkan. Misalnya dia punya aroma yang khas dan selalu diingat masyarakat. Tetapi memang kalau ekspor untuk tahap pertama kita berhadapan dengan Vietnam. Vietnam dan Thailand pak bupati harus ada subsidi kita untuk bisa menghadapi itu. Nanti saya bersama menteri agama, kalau memang mau dibicarakan kita bawa ke Saudi untuk ikut tender," jelasnya.