Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menguak Berapa Biaya Pembangunan Bandara Kualanamu?

Hana Wahyuti , Jurnalis-Rabu, 03 Mei 2023 |21:05 WIB
Menguak Berapa Biaya Pembangunan Bandara Kualanamu?
Ilustrasi bandara. (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA – Menguak berapa biaya pembangunan Bandara Kualanamu? Baru-baru ini heboh penemuan mayat di bawah lift di dalam terminal Bandar Udara lnternasional Kualanamu, Medan.

Petugas keamanan bandara (Avsec) mencium bau bangkai pada area lift di area publik gedung terminal bandara dan segera melaporkan kepada teknisi lift.

Lantas berapa biaya pembangunan Bandara Kaualanamu?

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan pembangunan Bandar Udara International Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, telah menghabiskan anggaran Rp5,8 Triliun.

“Pengerjaan dilakukan bertahap selama enam tahun,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Herry Bakti Singayuda Gumay, dalam konferensi pers di kantornya.

Dia mengatakan, pembiayaan pembangunan bandara tersebut merupakan hasil kerja sama Kementerin Perhubungan dan PT Angkasa Pura II. Sebanyak 59% pembiayaan berasal dari Kementerian Perhubungan.

Sementara itu, 41% atau2,5 triliun ditanggung oleh Angkasa Pura II.

Bandara ini menggantikan Bandara International Polonia, Medan. Herry menjelaskan, Bandara International Polonia secara teknis tidak dapat dikembangkan karena keterbatasan wilayah.

“Tingkat kepadatan bandara juga sangat tinggi,” katanya.

Menurut Herry, terhitung puk 00.01 WIB pada 25 Juli 2013, Bandara Kualanamu resmi beroperasi dengan three code letter KNO.

Dengan Panjang landasan 3.750 x 60 meter, Bandara International Kualanamu dapat didarati pesawat berbadan lebar seperti Boeing 747-400 dan Airbus A380.

Herry mengungkapkan, terminal penumpang tahap pertama dapat menampung delapan juta orang per tahun. Terminal tersebut memiliki luas 118.930 meter persegi.

(Taufik Fajar)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement