JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data impor Indonesia di Mei 2023 mencapai USD21,28 miliar, atau naik 38,65% secara bulanan dibanding April 2023 (mtm) dan meningkat 14,35% dibandingkan Mei 2022 (yoy).
"Dalam tiga tahun terakhir, pertumbuhan impor satu bulan pasca libur lebaran selalu menunjukkan pola meningkat," ungkap Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Moh. Edy Mahmud.
Memang kegiatan ekspor-impor merupakan hal yang lazim dilakukan setiap negara, termasuk Indonesia. Indonesia aktif menjadi negara yang mengimpor berbagai komoditas untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
Adapun berikut ini 10 komoditas yang paling banyak diimpor ke Indonesia:
1. Mesin dan Peralatan mekanis USD21,80 miliar
2. Mesin dan perlengkapan elektrik USD19,02 miliar
3. Plastik dan barang dari plastik USD7,15 miliar
4. Besin dan baja USD6,85 miliar
5. Bahan kimia organik USD5,02 miliar
6. Kendaraan dan bagiannya USD4,43 miliar
7. Serelia USD3,02 miliar
8. Berbagai produk kimia USD2,97 miliar
9. Ampas/Sisa industri makanan USD2,91 miliar
10. Perangkat optik, fotografi, sinematografi, medis USD2,90 miliar
Baca Selengkapnya: Ternyata Ini 10 Barang Paling Banyak Diimpor ke Indonesia
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.