JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) bersama Trans Marga Jateng (TMJ) selaku pengelola Jalan Tol Semarang-Solo akan segera membangun Pintu exit tol di Jalan Patimura, Kota Salatiga di 2023.
"Exit tol di Jalan Patimura Salatiga merupakan pintu masuk dan keluar akses Kota Salatiga ke arah Semarang maupun sebaliknya dari Semarang ke Salatiga dan segera dibangun pada tahun 2023 ini," kata Kepala Bidang Sistem Informasi Layanan Jalan Tol Ali Rachmadi lewat pernyataan tertulisnya, Senin (17/7/2023).
BACA JUGA:
Menurut Ali, lahan yang sudah bebas guna pembangunan stage 1 ramp on dan ramp off pada Exit Tol Patimura ini sudah 99%.
Namun masih ada sekitar 629 meter persegi pada ramp off yang hingga saat ini sedang disiapkan proses penyiapan tim appraisal pada lahan tersisa merupakan Tanah Kas Desa oleh Pemerintah Kota Salatiga.
Adapun untuk desainnya, masih didiskusikan oleh Direktorat Jalan Bebas Hambatan untuk penyempurnaan Exit Tol tersebut.
Direktur Utama PT Trans Marga Jawa Tengah (TMJ) Prajudi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan dana terkait lahan tersisa dan tinggal menunggu pembayaran, selanjutnya TMJ memerlukan surat tugas dari BPJT untuk pelaksanaan lebih lanjut.
Sementara, Anggota Komisi V DPR RI, M Fadholi asal Salatiga mengapresiasi upaya Kementerian PUPR, BUJT, dan pemerintah daerah dalam upaya merealisasikan terwujudnya Exit Tol Patimura.
"kalau itu (Exit Tol Patimura) tidak dibangun Salatiga akan menjadi sepi berdampak pada 'income' serta PAD Kota Salatiga pun akan turun," tandas Fadholi.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.