JAKARTA - Manajer aset terbesar dunia, BlackRock mengangkat CEO Saudia Aramco, Amin Nasser menjadi anggota dewan direksi perusahaan.
Manajer aset terbesar di dunia mengatakan bahwa keputusan tersebut mencerminkan penekanan perusahaan pada Timur Tengah sebagai bagian dari strategi jangka panjangnya.
BlockRock memiliki lebih dari USD8 triliun aset klien yang dikelola pada tahun 2022.
“Karier Amin yang terkenal di Aramco, selama lebih dari empat dekade, memberinya perspektif unik tentang banyak masalah utama yang dihadapi perusahaan dan klien kami,” ujar CEO BlackRock Larry Fink, dilansir dari CNBC.com, Selasa (18/7/2023).
“Pengalaman kepemimpinannya, pemahamannya tentang industri energi global dan pendorong pergeseran menuju ekonomi rendah karbon, serta pengetahuannya tentang kawasan Timur Tengah, semuanya akan berkontribusi secara berarti pada dialog BlackRock Board,” tambah Fink.
Nesser telah memegang posisi teratas di Aramco sejak 2015 sedangkan pada 2019 dia telah mengawasi pencatatan publik perusahan minyak. Pada 2021, Aramco mengumumkan proposalnya untuk mencapai emisi gas nol bersih pada 2050.
BlackRock sendiri telah menjadi yang terdepan dalam penerapan pedoman dan strategi tata kelola lingkungan, sosial, dan perusahaan keuangan oleh industri keuangan. Perusahaan, yang menjual sejumlah dana “berkelanjutan”, telah mendapat kecaman karena investasi bahan bakar fosilnya, menjadi samsak politik dengan Demokrat dan Republik mengkritik kebijakan ESG-nya
Pada Agustus 2022, Pengawas Keungan Texas Glenn Hegar menargetkan BlackRock untuk menempatkan manajer aset dalam daftar perusahaan keuangan yang memboikot perusahaan energi.
Fink seblumnya mengatakan bahwa manajer aset seperti BlackRock bukanlah “polisi lingkungan,” tetapi merupakan kewajiban fidusia perusahaan untuk memberi investor akses ke informasi terbaik dengan terlengkap untuk membuat keputusan investasi keuangan mereka, dan itu termasuk data iklim.
“Seperti yang telah saya katakan secara konsisten selama bertahun-tahun sekarang, adalah tugas pemerintah untuk membuat kebijakan dan memberlakukan undang-undang, dan bukan untuk perusahaan, termasuk manajer aset, menjadi polisi lingkungan,” tulis Fink dalam surat tahunannya.
Salah satu dana yang diperdagangkan di bursa ESG Blackrock yang populer, memiliki hampir USD15 miliar atau setara dengan Rp224 triliun aset yang dikelolah.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.