Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Target 50 Ribu Motor Konversi ke Listrik Tidak Akan Tercapai, Begini Kata Luhut

Heri Purnomo , Jurnalis-Jum'at, 28 Juli 2023 |18:27 WIB
Target 50 Ribu Motor Konversi ke Listrik Tidak Akan Tercapai, Begini Kata Luhut
Target Konversi Motor Listrik Tidak Akan Tercapai. (Foto: Okezone.com/Merves)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengaku butuh upaya ekstra untuk mencapai target 50 ribu motor konversi hingga akhir 2023.

Apalagi dalam mencapai target ini hanya menyisakan waktu 5 bulan lagi. Sementara jumlah kendaraan sudah terdaftar untuk dikonversi hingga bulan Mei 2023 baru 163 unit.

"Kita sadar bahwa masih ada yang perlu dilakukan agar dapat meraih target 50 ribu unit pada akhir tahun 2023," katanya saat memberikan sambutan virtual dalam acara pembukaan gelar koversi sepeda motor listrik, Jumat (28/7/2023).

Oleh karenanya, Luhut meminta kepada kementerian dan lembaga terkait untuk bekerja sama mewujudkan target 50 ribu kendaraan motor listrik hingga akhir tahun.

"Kerja sama yang solid dari berbagai pihak dapat mewujudkan program konversi ini," katanya.

Luhut berharap bahwa acara yang hari ini diselenggarakan terkait dengan adanya penandatangan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) - Menteri Perhubungan – Kepala Kepolisian Negara RI tentang Percepatan Layanan Program Konversi Sepeda Motor dengan Penggerak Motor Bakar Menjadi Sepeda Motor Listrik Berbasis Baterai.

Dan juga penandatangan Nota Kesepahaman lintas institusi dan proses penyerahan sepeda motlis yang pelaksanaannya disertai bersamaan dengan gelaran konversi kendaraan perdana dapat mempercepat implementasi konversi kendaraan motor listrik.

"Saya harapkan surat keputusan bersama yang ditandatangani ini dapat mempercepat implementasi solusi yang dibutuhkan seperti percepatan mekanisme cek fisik dan administrasi terkait dokumen kendaraan dalam bentuk BPKB, STNK maupun plat nomor. Ini sangat penting agar kendaraan dapat digunakan kembali di jalan raya,” pungkas Luhut.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement