Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

58 Rumah Mewah Terbengkalai di Kawasan Industri Pulogadung, PT JIEP Buka Suara

Muhammad Farhan , Jurnalis-Kamis, 03 Agustus 2023 |11:39 WIB
58 Rumah Mewah Terbengkalai di Kawasan Industri Pulogadung, PT JIEP Buka Suara
Penampakan rumah mewah di Jakarta yang terbengkalai. (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA - Puluhan rumah mewah tak berpenghuni terpantau terbengkalai selama puluhan tahun di tengah kompleks Kawasan Industri Pulogadung, Cakung, Jakarta Timur.

58 unit rumah ini milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

 BACA JUGA:

Perusahaan pengelola kawasan industri Pulogadung, Jakarta Industrial Estate Pulogadung (PT JIEP), mengatakan kompleks perumahan dengan nama Bizhome tersebut baru mulai dibangun pada tahun 2014. Namun pada tahun 2018, kepemilikan pengembangan dan pemasaran menjadi milik WIKA Realty.

"Tahun 2018 komplek perumahan Bizhome telah dibeli oleh WIKA Realty untuk dikembangkan dan dipasarkan lebih lanjut oleh WIKA Realty sebagai perusahaan yang memang fokus terhadap pengembangan properti hunian," ujar Corporate Secretary PT JIEP, Medik Endra Wahyudi dalam keterangannya, Kamis (3/8/2023).

Diketahui, WIKA Realty atau PT Wijaya Karya Realty merupakan salah satu unit bisnis di PT Wijaya Karya (Persero), perusahaan BUMN yang berfokus Realty dan Property di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Bandung, dan Balikpapan.

 BACA JUGA:

Awalnya, perumahan mewah Bizhome tersebut dibangun untuk karyawan dan pelaku industri di kawasan JIEP.

"Proses pembangunan komplek perumahan Bizhome selesai dibangun pada tahun 2016, terdiri dari 58 unit rumah, dibangun sebagai program pengembangan bisnis PT JIEP untuk memanfaatkan lahan kosong yang belum digunakan, dan sebagai upaya dalam penyediaan kebutuhan hunian bagi para karyawan dan pelaku industri di dalam kawasan," terang Medik.

Medik juga menuturkan, ihwal kosongnya hunian Bizhome itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab dari WIKA Realty.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement