Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

LG Lanjutkan Megaproyek Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Rp142 Triliun di Indonesia

Ikhsan Permana , Jurnalis-Jum'at, 04 Agustus 2023 |08:00 WIB
LG Lanjutkan Megaproyek Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Rp142 Triliun di Indonesia
Menteri Bahlil Pastikan Komitmen LG Bangun Pabrik Baterai Kendaraan Listrik di Indonesia. (Foto: Okezone.com/MPI)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa megaproyek kerjasama pembangunan ekosistem baterai kendaraan listrik antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan LG Konsorsium dilanjutkan.

Kepastian didapat setelah Menteri Bahlil melakukan pertemuan dengan Chief Executive Officer (CEO) LG Energy Solution Young Soo Kwon. Pertemuan dilaksanakan di kantor Kementerian Investasi/BKPM .

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan Gandi Sulistiyanto, Direktur Utama PT Antam Nico Kanter, dan Direktur Utama Indonesia Battery Corporation (IBC) Toto Nugroho dan seluruh perwakilan tingkat eksekutif di konsorsium LG.

Bahlil mengungkapkan, LG sepakat dan berkomitmen untuk melanjutkan proyek grand package kerja sama ini setelah sempat terkendala setelah diterbitkannya aturan Inflation Reduction Act (IRA) di Amerika Serikat yang mempengaruhi rantai pasok bahan baku baterai kendaraan listrik dunia.

Keputusan untuk melanjutkan proyek itu menurutnya menunjukkan konsensus dan keinginan untuk mencapai tujuan bersama antara pemerintah Indonesia dengan LG Konsorsium dalam rangka hilirisasi sumber daya alam, peningkatan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia dan penciptaan lapangan kerja.

Selain itu, Menteri Bahlil juga mengungkapkan bahwa pemerintah akan sigap membantu percepatan realisasi investasi proyek.

“Kementerian Investasi berkomitmen terus mengawal proses perizinan dan kemudahan investasi LG di Indonesia agar cepat terealisasi dan memberikan manfaat khususnya kedua negara Indonesia dan Korea. Proyek ini merupakan proyek yang digagas hasil pertemuan kedua kepala negara Indonesia dan Korea sejak tahun 2019 yang lalu,” ungkap Bahlil dalam keterangan tertulis, Jumat (4/8/2023).

Sementara itu, CEO LG Energy Solution Young Soo Kwon menyampaikan apresiasi terhadap pemerintah Indonesia dan BUMN yang terus memberikan dukungannya bagi mega proyek tersebut.

Kwon menyampaikan bahwa saat ini, konsorsium siap melanjutkan diskusi pendirian perusahaan yang diharapkan mendapatkan persetujuan dari dewan direksi masing-masing anggota konsorsium sehingga dimungkinkan konstruksi pada tahun ini.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement