JAKARTA - Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi 2 Cigombong-Cibadak dinilai mempermudah mobilitas masyarakat dan mempercepat distribusi logistik. Tol Bocimi baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Menurut Menteri BUMN Erick Thohir, rampungnya pembangunan proyek strategi nasional (PSN) itu merupakan wujud atas komitmen BUMN Karya membangun fasilitas dan infrastruktur untuk masyarakat.
"Ini adalah wujud komitmen BUMN melalui Waskita Karya membangun fasilitas untuk memudahkan mobilitas masyarakat dan mempercepat distribusi (logistik)," ujar Erick melalui akun Instagramnya, Jumat (4/8/2023).
Setelah peresmian, Erick memastikan Ruas yang menghubungkan tiga wilayah di Jawa Barat (Jabar) sudah bisa digunakan masyarakat.
"Alhamdulillah setelah ditetapkan sejak 1977 dan mulai dikerjakan pada 2016, Tol Bocimi Seksi 2 sudah bisa digunakan," kata dia.
Adapun pembangunan tol sepanjang 11,9 kilometer menghabiskan anggaran senilai Rp3,2 triliun. Kepala Negara berharap keberadaan ruas tol ini mampu memangkas waktu tempuh masyarakat, khususnya saat bepergian ke Pelabuhan Ratu, Ciletuh, Ujung Genteng, dan Gunung Gede.
"Ruas ini menelan anggaran biaya 3,2 triliun Rupiah. Dan kita harapkan nantinya dengan selesainya ruas jalan ini, nanti kalau kita ke Pelabuhan Ratu, ke Ciletuh, ke Ujung Genteng, ke Gunung Gede, yang sebelumnya dari Jakarta kalau ke Sukabumi itu memakan waktu sampai 5 jam, kadang bisa sampe 6 jam," ucap Jokowi.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.