JAKARTA - Nelayan tidak lagi kekurangan BBM untuk melaut. Pasokan BBM termasuk BBM subsidi terpenuhi.
Hal ini ditandai dengan kerja sama lanjutan antara Kementerian Koperasi dan UKM bersama dengan Kementerian BUMN dan PT Pertamina (Persero) melanjutkan program bersama yakni Program Solar untuk Koperasi (Solusi) Nelayan.
Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki menjelaskan bagaimana vitalnya SPBUN yang bekerjasama dengan koperasi nelayan dalam penyediaan BBM.
Menurutnya, Program Solusi Nelayan dapat memberikan kemudahan bagi para nelayan untuk membeli BBM dengan harga normal, bukan harga eceran dan dapat meningkatkan kesejahteraan karena akan memotong sedikitnya 30% biaya produksi.
"Penyaluran BBM oleh koperasi akan lebih akurat dengan pendataan dan digitalisasi. Ini juga dimaksudkan untuk membangun ekosistem usaha nelayan menjadi lebih unggul dengan kemudahan akses BBM, akses pembiayaan, akses pasar dan pendidikan serta pelatihan," kata Teten dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (29/8/2023).
Teten menjelaskan, program ini bukanlah hibah, tetapi satu skema B2B (Business to Business) untuk memperkuat ekosistem usaha nelayan, tidak lagi perorangan tetapi berkelompok.
Untuk saat ini, 5 piloting telah beroperasi, yakni: Aceh dengan pembiayaan mandiri koperasi, Sumatera Utara dengan pembiayaan mandiri koperasi, Indramayu dengan pembiayaan mandiri koperasi, NTB koperasi menggunakan skema pembiayaan LPDB dan Pekalongan tempat peluncuran program ini, koperasi menggunakan skema pembiayaan BSI.