JAKARTA - Plt Menteri Pertanian Arief Prasetyo Adi kembali memberi penegasan soal kinerja untuk pejabat Eselon I di Kementerian Pertanian (Kementan). Dia meminta para Eselon I agar bekerja lebih mengurus sektor pertanian di Indonesia.
Sebab masalah pertanian ini menyangkut tanggung jawab kebutuhan pangan di seluruh Indonesia.
"Kalau Pak Swandi (Dirjen Tanaman Pangan) tidak jago tanam padi, tidak usah jadi Dirjen. Palau pak Nasrullah (PKH) tidak jago peternakan tidak pantas jadi Dirjen, atau pak Andi tidak mengerti perkebunan tidak usah jadi Dirjen. Saya yakin orang-orang di sini orang yang terbaik," tegas Arief, Kamis (12/10/2023).
Arief mengungkapkan bahwa para pejabat Kementan di Eselon I itu juga punya andil untuk memilih pembantunya, baik untuk Eselon II dan lainnya. Namun penunjukan itu harus objektif, memilih sosok yang berkompeten dibidangnya.
"Mereka (Dirjen) akan pilih siapa eselon II nya dan III nya, mereka akan pilih struktur organisasinya, tapi kalau mereka tidak bisa deliver, saya akan ganti," tegas Arief.
Langkah Arief pun mendapat dukungan Badan Pengarah Percepatan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) yang diketuai Wakil Presiden RI Maruf Amin.
Anggota Badan Pengarah Percepatan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Albert Yoku mendorong Plt Mentan melakukan mengevaluasi kinerja para Direktur Jenderalnya, seperti Direktorat Jenderal Perkebunan yang dinakhodai Andi Nur Alam Syah.