JAKARTA - Presiden Jokowi melaksanakan pertemuan bilateral Presiden China Xi Jinping hingga Perdana Menteri (PM) Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Li Qiang yang digelar di Diaoyutai State House, Beijing, RRT.
Presiden mengatakan kedua negara menguatkan kerjasama regional dan internasional dengan perdamaian dan stabilitas menjadi kunci utamanya.
Okezone pun merangkum fakta menarik terkait kunjungan Jokowi ke mitra dagang terbesar RI tersebut:
1. Presiden Jokowi Sanjung China
Dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Republik Rakyat Tiongkok, Presiden Jokowi mengapresiasi kemitraan strategis komprehensif antara Indonesia-RRT yang berkembang sangat baik dalam 10 tahun terakhir.
2. RRT Mitra Dagang dan Investor Terbesar RI
Presiden Jokowi mengakui, RRT sebuah mitra dagang terbesar Indonesia dan juga menjadi salah satu investor terbesar.
"RRT menjadi mitra dagang terbesar Indonesia dan RRT juga menjadi investor terbesar kedua Indonesia," kata Jokowi.
3. China Dilibatkan Bangun IKN
Presiden Jokowi turut menyampaikan sejumlah kerja sama Indonesia-RRT dalam beberapa bidang, antara lain dalam bidang investasi dan infrastruktur, salah satunya di Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Saya mengapresiasi kerja sama design planning antara Otoritas Ibu Kota Nusantara dan Shenzen, serta minat swasta Tiongkok di Ibu Kota Nusantara untuk di bidang perumahan dan kesehatan," ucapnya.
4. Daftar Kerjasama RI-China
Presiden Jokowi meminta dukungan atas rencana penandatanganan MoU untuk pembangunan kawasan industri hijau di Kalimantan Utara serta realisasi proyek tenaga angin dan tenaga surya.
Dalam bidang perdagangan, Presiden Jokowi menyampaikan kepada PM Li Qiang untuk mendukung perluasan akses pangan hingga produk pertanian, dan perikanan Indonesia di Tiongkok.
"Saya mengharapkan dukungan Yang Mulia untuk perluasan akses pangan, produk pertanian, dan perikanan Indonesia di Tiongkok," kata Presiden.
5. Bawa Oleh-oleh Rp197 Triliun
Pemerintah Indonesia dan China menyepakati kerjasama investasi sebesar USD12,6 miliar atau setara Rp197,9 triliun. Investasi tersebut akan digelontorkan untuk sejumlah Proyek Strategi Nasional (PSN) di Tanah Air.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, kesepakatan kerjasama Indonesia-China dituangkan dalam penandatanganan 11 dokumen pada gelaran Indonesia-China Business Forum di Beijing.
Dalam forum itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping.
"Salah satu agenda yang kami jajaki adalah Indonesia-China Business Forum yang menyepakati penandatanganan 11 dokumen. Kerjasama senilai USD12,6 miliar ini terjalin antara perusahaan swasta-swasta, BUMN-swasta, maupun BUMN-BUMN," ujar Erick.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.