Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rencana Divestasi Tol Semarang-Batang, Ini Penjelasan Jasa Marga

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Senin, 23 Oktober 2023 |13:11 WIB
Rencana Divestasi Tol Semarang-Batang, Ini Penjelasan Jasa Marga
Ilustrasi jalan tol Semarang-Batang. (Foto: PUPR)
A
A
A

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk buka suara soal rencana divestasi Jalan Tol Semarang - Batang melalui PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) dalam waktu dekat.

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana menjelaskan saat ini kegiatan Equity Financing PT JTT masih berjalan dan dalam tahap finalisasi terhadap calon mitra strategis serta pemangku kepentingan sebelum melakukan divestasi ruas tol Semarang - Batang.

 BACA JUGA:

"Saat ini yang dapat kami sampaikan yaitu kegiatan Equity Financing PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) masih berjalan dan dipersiapkan dengan matang melalui proses diskusi dan finalisasi yang seksama dengan calon mitra strategis dan para pemangku kepentingan," ujar Lisye dalam pernyataan tertulis yang diterima MNC Portal, Senin (23/10/2023).

Lebih lanjut Lisye menjelaskan terkait rencana divestasi tersebut, saat ini pihaknya masih belum bisa memberikan informasi lebih lanjut terkait calon investor yang bakal mengakusisi ruas tol tersebut maupun besaran nilainya.

 BACA JUGA:

Hal itu mengingat klausul NDA atau perjanjian kerahasiaan dengan investor terkait.

"Sebagai bagian dari implementasi Good Corporate Governance, kami belum dapat memberikan informasi lebih lanjut tentang shortlisted bidder, konsorsium yang tertarik untuk terlibat, timeline hingga estimasi valuasi transaksi, mengingat klausul NDA kerahasiaan yang mengikat antara kami dengan investor terkait," sambungnya.

Sebelumnya Direktur Jendral Bina Marga, Kementerian PUPR Hedy Rahadian mengungkapkan adanya permintaan dari PT Jasa Marga untuk mendivestasikan ruas tol Semarang - Batang dalam waktu dekat.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement